By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Komisi X Ingin Potensi Desa Wisata Borobudur Dikembangkan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Komisi X Ingin Potensi Desa Wisata Borobudur Dikembangkan

Jatengdaily.com
Published: 26 Maret 2021 16:38
Share
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com) – Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang pada Jumat (26/3/2021).

Di Taman Lumbini, Candi Borobudur, pimpinan dan anggota Komisi X DPR bertemu pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah.

Salah satu anggota Komisi X DPR RI, A.S. Sukawijaya menyebut bahwa pengembangan destinasi Candi Borobudur memang harus dilaksanakan.

Namun ia tetap mengingatkan bahwa kawasan tersebut merupakan peninggalan sejarah yang proses renovasinya harus disesuaikan dengan aturan yang ada.

“Borobudur memang harus dikembangkan. Kemenparekraf dan Kemendikbud harus bisa bersinergi untuk melaksanakan pengembangan yang cocok. Pengembangan yang tidak menganggu nilai sejarah,” tutur pria yang kerap disapa Yoyok Sukawi ini usai kunjungan kerja.

“Contohnya gini, potensi pengembangan desa-desa wisata begitu besar. Nah ini yang harus dikembangkan. Jadi masyarakat benar-benar merasakan dampak pengembangan Borobudur,” imbuh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Yoyok Sukawi juga meminta kepada Kementerian terkait, pemerintah daerah, dan pengelola Kawasan Candi Borobudur untuk tertib melaksanakan aturan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

“Kita semua tahu pariwisata salah satu sektor yang paling terdampak. Dengan kondisi itu, semua pihak harus patuh dan tertib melaksanakan prokes kalau mau Borobudur terus berkembang di tengah situasi yang ada,” tandasnya.

“Kalau prokes sudah disiapkan dengan benar, pengembangan jalan terus, maka wisatawan dan masyarakat Borobudur akan merasakan aman dan nyaman,” pungkas Yoyok Sukawi. zia-yds

You Might Also Like

Presiden Minta Kepala Daerah Sering Masuk Pasar, Ini Tujuannya
Tak Ikut Terapkan PSBB, Kota Semarang Pilih ‘Jogo Tonggo’
Nataru 2025/2026, PLN UIT JBT Mantapkan Pengamanan Infrastruktur Kelistrikan Tetap Andal
Rumah Sakit Awal Bros Group Buka Rekrutmen Perawat di Unissula
1.070 Pendonor Sukarela ke 50 dan 75 Kali Terima Penghargaan, Ganjar Sebut Aksi Kemanusiaan Sejati
TAGGED:Komisi X DPRpengembangan kawasan BorobudurYoyok Sukawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?