By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kualitas Layanan Air Bersih jadi Fokus Bahasan Komisi C
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kualitas Layanan Air Bersih jadi Fokus Bahasan Komisi C

Last updated: 18 November 2021 22:04 22:04
Jatengdaily.com
Published: 5 November 2021 22:00
Share
SHARE

INDRAMAYU (Jatengdaily.com) – Peningkatan kualitas layanan air minum/ bersih menjadi bahasan utama saat Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan jajaran PDAM Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu Provinsi Jabar, Kamis (4/11/2021). Dalam diskusi itu, Komisi C didampingi PT. Tirta Utama (Persero) dan Sekretaris DPRD Provinsi Jateng Urip Sihabudin.

Mengawali sambutan, Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Bambang Haryanto mengatakan pihaknya saat ini sedang menyoroti BUMD Non-Keuangan salah satunya PT. Tirta Utama (Persero). Untuk mendorong sekaligus memperkuat kinerja Tirta Utama ke depannya, pihaknya kini berupaya mencari data dan informasi seputar pengelolaan kinerja dan pelayanan pelanggan agar kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dapat meningkat.

DISKUSI SOAL AIR. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan jajaran PDAM Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu Provinsi Jabar, Kamis (4/11/2021), membahas kinerja pengelolaan & pelayanan air minum. Foto:ist

“Terkait dengan PT. Tirta Utama (Persero) yang sudah mengelola SPAM (sistem penyediaan air minum) Regional, Komisi C ingin mendapatkan data dan informasi mengenai pelayanan, khususnya di tengah kondisi pandemi ini. Termasuk, progres pendapatan dan kendala kinerja dari PDAM Tirta Darma Ayu,” kata Politikus PDI Perjuangan itu.

Sementara, Dirut PT. Tirta Utama (Persero) Joko Suprapto mengaku apresiatif dengan kinerja PDAM Tirta Darma Ayu, khususnya penanganan kebocoran pipa. Selain itu, dirinya juga menanyakan mengenai upaya apa saja yang dilakukan dalam pelayanan terhadap pelanggan PDAM.

“Kami apresiatif dengan masih rendahnya tingkat kebocoran itu. Kami sependapat pula dengan upaya pelayanan dari PDAM. Mengenai penagihannya, seberapa besar efektifitas penagihan setiap bulannya?” tanya Joko kepada Hery Krisnawan selaku Pjs. Dirut PDAM Tirta Darma Ayu.

Menjawab hal ini, Hery mengaku pihaknya belum mampu memenuhi pelanggan dari industri besar seperti halnya PT. Tirta Utama (Persero). Pelanggan rumah tangga masih mendominasi dengan jumlah total sekitar 141 ribuan. Soal kapasitas produksi, saat ini sekitar 1.285 liter/detik dengan 22,8% tingkat kebocoran air yang sebagian besar karena usia pipa.

“Kebocoran itu memang harus segera diatasi karena hal itu sangat mengganggu pelayanan. Kami sudah berpikir ekstra keras, bagaimana melayani pelanggan. Dalam upaya itu, kami pun sudah bekerjasama dengan PDAM Kuningan dalam hal pemenuhan air curah,” kata Hery.

Diakuinya, dalam penampungan air curah itu, pihaknya tidak memiliki modal yang besar sehingga membutuhkan bantuan dari para pemilik modal.Terkait kondisi pandemi, ia juga mengaku banyak program terhenti sehingga kualitas pelayanan hanya seputar optimalisasi pelanggan eksisting dan belum ada pelayanan pemasangan baru.

“Kemungkinan kerjasama dengan beberapa pihak merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan selama kondisi pandemi,” ujarnya.

Soal keberpihakan PDAM selama pandemi, selama ini banyak desakan dari eksekutif dan legislatif untuk memberikan keringanan terhadap pelanggan. Namun, pihaknya tidak mampu menerapkan hal tersebut sehingga sampai sekarang tidak ada pemberian diskon dan pembebasan rekening, yang ada pembebasan denda di saat puncak pandemi. “Alhamdulilah, tidak ada gejolak di masyarakat dan tetap melakukan pembayaran,” katanya.st

 

You Might Also Like

Cara Mahasiswa UNDIP Edukasi Prokes ke Anak-anak, dari Ular Tangga hingga Nonton Video
Kehadirannya Dibutuhkan, IPHI Tak Boleh Termarjinalkan
Dukung Terwujudnya Single Identity Number, Telkom Kolaborasi dengan Ditjen Dukcapil
Bijak dalam Memilih Tempat Kuliah
Kawasan Budaya Lasem Ditata, Pertahankan Kearifan Lokal
TAGGED:Komisi C diskusi air bersihkualitas layananpelayanan air bersih
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?