By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dapat Beasiswa DIMAS, Mahasiswa Asing Kuliah di Magister Lingusitik FIB UNDIP
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dapat Beasiswa DIMAS, Mahasiswa Asing Kuliah di Magister Lingusitik FIB UNDIP

Last updated: 5 Mei 2021 08:46 08:46
Jatengdaily.com
Published: 5 Mei 2021 08:43
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Sebanyak 12 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara saat ini tercatat sebagai mahasiswa Pogram Studi (Prodi) Magister Linguistik (MLi), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Diponegoro (UNDIP). Adapun negara asal dari para mahasiswa Prodi MLi itu diantaranya Republik Ceko, Sudan, Aljazair, Madagaskar dan Thailand.

Dekan FIB Undip, Dr Nurhayati MHum, menegaskan bahwa Prodi MLi UNDIP tidak hanya menerima mahasiswa dalam negeri, tapi juga menerima mahasiswa asing baik yang mengikuti kuliah dengan biaya mandiri maupun untuk program beasiswa. “Sudah beberapa tahun terakhir ada beberapa mahasiswa asing yang studi di sini,” kata Nurhayati, dalam laman UNDIP, Rabu (5/5/2021).

Para mahasiswa asing tersebut, kata Nurhayati, sebagian besar adalah peserta program beasiswa Diponegoro Masters Scholarship (DIMAS). Program DIMAS merupakan bentuk rasa tanggung jawab kampus Diponegoro untuk meningkatkan jumlah pengguna Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. Mahasiswa asing yang ingin melanjutkan program strata dua (Magister) di Undip diberi kesempatan mendapatkan beasiswa DIMAS, dengan syarat yang bersangkutan memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik.

Ketua Prodi Magister Linguistik FIB Undip, Dr Agus Subiyanto MA, mengungkapkan saat ini ada dua konsentrasi yang dibuka, yaitu linguistik umum dan linguistik terapan bidang pengajaran bahasa Inggris. Keduanya disebut sebagai kosentrasi yang menarik untuk dipilih karena di Indonesia masih sedikit lembaga pendidikan tinggi yang memilikinya.

Dia menambahkan, Prodi MLi UNDIP yang berdiri tahun 2005 berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 1340/D/T/2005 tanggal 6 Mei 2005, sejak tahun 2019 sudah mengantongi akreditasi A dari BAN PT dengan SK akreditasi No.1778/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2019,

Prodi MLi UNDIP pun sudah mencanangkan tekad menjadi Prodi berbasis riset yang unggul dalam bidang linguistik umum dan terapan di Asia Tenggara pada tahun 2025. Tekad itu dimanifestasikan sebagai dalam tujuannya dengan menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi, kemampuan akademik, integritas, profesionalitas dan sikap ilmiah sesuai jenjang atau level yang ditetapkan.

Untuk mendukung upaya menghasilkan karya penelitian, publikasi dan inovasi yang berkualitas dalam bidang ilmu kebahasaan umum dan terapan, Prodi MLi juga memiliki jurnal ilmiah yang mumpuni. ‘’Jurnal PAROLE yang kami kelola sudah terakreditasi Dikti Science and Technology Index SINTA-2. Ini merupakan jurnal bidang linguistik dan pendidikan bahasa yang sudah banyak mempublikasikan manuskrip dari akademisi dalam Indonesia dan luar negeri,” kata Agus Subiyanto yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen Linguistik FIB Undip.

Salah satu mahasiwa asing di MLi FIB Undip yang berasal dari Republik Ceko, Natan Ledvon, mengaku memilih Undip karena posisinya sebagai universitas terkemuka di Nusantara. “Saya suka cara program studi kami disusun karena mencakup topik linguistik dan antropologis dalam spesialisasi umum. Saya juga terkesan betapa profesionalnya departemen kami menangani tugas menantang untuk mengadakan kelas online selama pandemi. Kelas-kelas diatur dengan baik dan stabil, zona waktu kami yang berbeda dipertimbangkan dan sebagian besar bahasa Inggris dipadukan dengan baik dengan bahasa Indonesia untuk memastikan kita semua saling memahami,” tutur Natan Ledvon.

Pendapat senada disampaikan Eman Abdallah, mahasiswa MLi Undip dari Sudan. ‘’Saya mendengar banyak tentang Universitas Diponegoro. Ini salah satu universitas terbaik di Indonesia dan memiliki peringkat tinggi di antara universitas dari seluruh dunia. Saya sangat senang berkesempatan menjadi bagian dari universitas melalui Program DIMAS. Luar biasa,”tukas dia. she

You Might Also Like

550 Warga Sekitar Gunung Semeru Mengungsi
KONI Pusat Pastikan Kesiapan Tahap Akhir Pendaftaran PON XX Papua
HBDI Dipusatkan di Pati, IDI Kawal Regulasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Rajin Setor Dividen ke Negara, SIG Raih Penghargaan di Ajang Prominent Awards 2023
PSIS Libas Persik Kediri 3-0, Debut Apik Pelatih Ian Andrew Gillan
TAGGED:FIB UNDIPMagister Ilmu Linguistik UNDIP
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?