Masjid Raya Baiturrahman Direnovasi, PUPR Bantu Rp 84,2 Miliar 

Dari kiri ke kanan Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman KH Ahmad Darodji, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wagub Taj Yasin Maimoen dan Sekretaris Ditjen Cipta Karya Didiet Arief Akhdiat menekan tombol dimulainya renovasi Masjid Raya Baiturrahman Simpanglima Semarang, Kamis (02/09/2021).Foto:ist

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Setelah sukses merenovasi Masjid Istiqlal Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai renovasi Masjid Raya Baiturrahman Semarang.

Upacara ground breaking renovasi Masjid Raya Baiturrahman, Kamis (2/8, dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Ketua Umum MUI sekaligus Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman KH Ahmad Darodji, Sekretaris Ditjen Cipta Karya Didiet Arief Akhdiat, Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin dan lain-lain.

Mereka bersama-sama menekan tombol sirine dari anak tangga masjid, secara bersamaan sebuah alat berat mulai merobohkan bangunan gapura yang terletak tepat di area Simpanglima Semarang. ‘’Gapura terpaksa dirobohkan karena menutupan kemegahan masjid itu sendiri,’’ kata Gubernur Ganjar.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Provinsi Jawa Tengah Cakra Negara melaporkan, masjid cagar budaya yang diresmikan Presiden Soeharto 15 Desember 1974 bertepatan 1 Dzulhijjah 1394, perlu dilakukan renovasi karena di beberapa bagian mulai mengalami kerusakan.

Sekretaris Ditjen Cipta Karya Didiet Arief Akhdiat menjelaskan, Kementerian PUPR menyiapkan bantuan sebesar Rp84,2 Miliar untuk mengembalikan kemegahan masjid tersebut. Bangunan masjid berbentuk limasan dan berdiri di atas lahan seluas 11.765 m². Dengan luas eksisting bangunan masjid 6.000 m², sekolah 3.900 m² dan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) 800 m².

‘’Masjid yang merupakan pusat dakwah islam di Semarang itu memiliki daya tampung sebesar 4.500 Jamaah. Renovasi pembangunan masjid akan memakan waktu pelaksanaan 360 hari kalender secara multi years kontrak,’’ katanya. Penyedia jasa kontraktor yakni PT Waskita Karya Persero dengan nilai kontrak sebesar Rp84,2 Miliar. Penyedia Jasa Manajemen Konstruksi, PT Virama Karya dengan nilai kontrak Rp2,2 Miliar.

Ikon Jateng
Gubernur Ganjar Pranowo berharap nantinya setelah masjid tersebut direnovasi akan menjadi ikon tempat ibadah di Jawa Tengah.

“Memang harapan kita, Masjid Baiturrahman akan menjadi ikon dari area di Simpang lima, desainnya nanti akan bagus akan di bangun kolam, menara diperbaiki dan di make up ulang. Penataan parkirnya akan bagus nanti ditaruh dibawah,” katanya

Lebih lanjut, ia mengatakan setelah masjid dibangun akan meningkatkan minat ibadah umat Islam. Dia mengaku pernah punya pengalaman tidur di Masjid Raya Baiturrahman saat kuliah dan menyusun skripsi di Kaligawe Semarang. ‘’Karena tidak ada saudara di Semarang, saya tidur di pojokan masjid situ,’’ kata Ganjar sambal menunjuk ujung masjid. Dia mengaku punya ikatan emosional dengan Baiturrahman karena putranya juga pernah sekolah di SD Hj Iriati Baiturrahman.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menambahkan, menyebarnya Agama Islam juga dimulai dari Provinsi Jawa Tengah. Maka dari itu, Wajah Jawa Tengah yakni Masjid Raya Baiturrahman perlu ditata.

“Memang perlu masjidnya ditata, artinya kacamata Islam itu harus dimunculkan. Baik dari dinamisnya dan sejarahnya,” katanya.

Gus Yasin menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR, baik pusat maupun Kota Semarang yang sudah melakukan perubahan-perubahan.

KH Ahmad Darodji mengharapkan agar bangunan sekolah Isriati yang terletak di belakang Masjid Raya Baiturrahman juga direnovasi karena pasti tidak sesuai dengan landscape dengan bangunan baru nantinya. Selama renovasi, kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng selama satu tahun pindah ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Jalan Gajahraya Semarang.

Ada beberapa titik pembangunan Masjid Raya Baiturrahman, yakni rehab masjid, rehab pelapis lantai dan dinding, rehab menara masjid, basement VIP, Bangunan MUI dan basement, ATM Center, TPS, Rumah Genset, Pos Jaga, Site Plan, Pedestrian, Rehab Sekolah, untuk rencana daya tampung parkir, yakni untuk 229 motor dan 54 mobil.st