By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Foto dan Video Mengerikan Bom Makassar
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Foto dan Video Mengerikan Bom Makassar

Jatengdaily.com
Published: 28 Maret 2021 16:39
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dan tidak ragu dalam menindak pelaku bom di Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pukul 09.00 WIB. Ganjar juga mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan foto maupun video pascaledakan.

“Hari ini kita berduka ya, ada lagi kejadian bom yang tentu saja pasti tidak bertanggung jawab,” ucap Ganjar di rumah dinasnya, Minggu (28/3/2021).

Dari kejadian itu, Ganjar mengimbau masyarakat untuk mengutamakan empati dengan tidak menyebarkan gambar mau pun video, yang terkait dengan ledakan bom tersebut.

“Kita juga harus mendorong seluruh lapisan masyarakat. Tolong dong jangan sebarkan video-videonya, foto-fotonya apalagi dengan gambar yang mengerikan itu. Tolong paham betul,” tegasnya.

Ganjar mengatakan, usai kejadian tersebut,  dia langsung berkonsolidasi dengan Forkopimda Jawa Tengah. Utamanya agar seluruh komponen waspada dan lebih berhati-hati, termasuk agar tim keamanan juga bersiaga.

“Yang paling penting sebenarnya dari masyarakat. Kenapa kita semuanya tidak bisa saling menjaga, saling menghormati pada kondisi ini,” ujarnya.

Terlepas dari itu, Ganjar mendorong para penegak hukum tak ragu mengusut tuntas pelaku bom bunuh diri yang tak bertanggung jawab tersebut.

“Saya turut berduka pada kejadian ini, tentu penegak hukum jangan ragu-ragu. Sekali lagi, penegak hukum tidak boleh ragu-ragu, untuk diusut tuntas dan diselesaikan dengan hukum yang ada di Republik ini,” tegasnya.

Seperti diketahui, peristiwa yang diduga pengeboman dengan bunuh diri dua pelakunya, terjadi di depan Gereja Katedral, Jalan Kartini, Makassar, Sulsel, Minggu (28/3/2021) pagi taadi. Pelaku yang  diduga kuat berjumlah dua orang ini, saat melakukan aksinya menggunakan sepeda motor.

Selanjutnya, mereka melakukan aksi bom bunuh diri. Bahkan, pagi tadi potongan tubuh pelaku yang tewas pun terlihat di TKP. Polisi kini tengan memburu dalang di balik peristiwa ini.   She

You Might Also Like

Jokowi Resmi Lantik AHY Jadi Menteri ATR/BPN dan Hadi Sebagai Menko Polhukam
Momen Hari Ibu, Denty Serahkan Syarat Dukungan Pemilihan Bakal Calon DPD ke KPU Jateng
KPU Kota Semarang Tetapkan 50 Anggota DPRD Terpilih
H-3 Lebaran, Jumlah Kedatangan Penumpang di Stasiun Daop 4 Semarang Meningkat Mencapai 27.775 Penumpang
Angkutan Lebaran 2025 Dimulai, KAI Daop 4 Semarang Siagakan Ribuan Personel
TAGGED:Ganjar Pranowo
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?