Matrikulasi mahasiswa MKn Unissula, Sabtu (18/9/2021). Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Dunia notaris sangat mengasyikkan. Namun mengandung banyak tanggungjawab, baik itu dunia maupun akhirat. Sedangkan di satu sisi, jabatan notaris adalah sudah melalui sumpah dalam Undang-Undang (UU) dan jabatan notaris

’’Jadi, jangan kaget, menjadi notaris saat sudah pensiun ada gugatan, maka harus dihadapi. Begitu juga dengan tanggungjawab di akhirat. Maka, sejak awal harus dikatakan, kalau tanggungjawab itu sampai hari akhir. Ini suatu tantangan bagi kita semua. Maka, mulailah dari hal-hal yang benar, mengingat tanggungjawabnya besar,’’ jelas Dr Muhammad Hafidz SH MKn, Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) senior dari Kota Semarang.

Dia mengatakan hal itu saat menjadi pembicara dalam matrikulasi untuk sedikitnya 93 mahasiswa Magister Kenotariatan (MKn) angkatan 2021/2022, Fakultas Hukum (FH), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Sabtu (18/9/2021) secara online.

Menurutnya, dasar kerja notaris sebagai orang yang beragama Islam,  adalah Surat Al Baqorah ayat 282. Surat ini berbunyi, hai orang-orang yang beriman apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya dengan benar dan janganlagh penulis dengan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya…

Dasar lain adalah  Surat Al Alaq ayat 1-5 dan Surat Al Qalam ayat 1. Ayat-ayat ini berkaitan dengan dunia notaris. ‘’Kita sebagai notaris sebagai pihak yang mencatat transaksi maupun suatu dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan perjanjian yang kaitannya dengan akta autentik. Sedangkan tantangan ke depan, akan banyak perjanjian yang dibuat dengan akta notaris,’’ jelasnya.

Muhammad Hafidh

Dalam UU No 2 Tahun 2014 disebutkan notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta autentik dan memiliki kewenangan lainnya sebagaimana dimaksudkan dalam UU ini atau berdasarkan UU lainnya.

Hadir dalam kesempatan ini Sekretaris Prodi MKn Dr Bambang Tri Bawono SH MH, dan pengurus MKn.

Menurutnya, lulusan MKn Unissula memiliki banyak keunggulan, sebab  dalam pola pembelajaran memasukkan nilai-nilai Islam. Sehingga menghasilkan  notaris/pejabat pembuat akta tanah (PPAT) yang memiliki ketrampilan dalam pembuatan akta perjanjian/kontrak/dokumen yang mengedepankan kemaslahatan bagi umat.

‘’Kami sudah terakreditasi Unggul oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan juga telah terakreditasi internasional. MKn Unissula satu-satunya MKn terakreditasi Unggul dari seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang menyelenggarakan Prodi serupa,’’ jelasnya.

Baik itu terakreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) maupun dari akreditasi luar negeri, dengan nilai Premier (A) dari badan akreditasi internasional, Accreditation Service of International School, Colleges & University (ASIC), Inggris. Di Indonesia sendiri saat ini ada 37 MKn, dengan rincian 20 dikelola PTN dan 17 dikelola PTS. She