By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Merapi Erupsi, 882 Warga Tiga Kabupaten di Jateng Masih Ngungsi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Merapi Erupsi, 882 Warga Tiga Kabupaten di Jateng Masih Ngungsi

Last updated: 29 Januari 2021 16:14 16:14
Jatengdaily.com
Published: 29 Januari 2021 16:10
Share
Ilustrasi. Pengungsi Merapi di Jateng. Foto: dok.bpbd kab magelang
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat masih sekitar 882 jiwa dari tiga kabupaten di Jateng, yang mengungsi akibat terdampak erupsi Gunung Merapi.

Plt BPBD Jateng, Safrudin mengungkapkan warga yang mengungsi berasal dari Kabupaten Magelang, Boyolali dan Klaten.

“Kemarin awan panas kearah barat daya jadi di hulu Sungai Boyong jadi di perbatasan antara Jateng dan Yogja di Magelang dan Sleman. Pengungsi dari Magelang hanya tinggal 1 desa yakni Pateng kemudian Klaten dari Desa Balerante ada 227 Dan Tegalmulyo 122 lalu di Boyolali ada 288 Warga,” kata Safrudin di Semarang, Jumat (29/1/2021).

Menurut Safrudin, selain warga yang diungsikan juga terdapat lebih dari 100 hewan ternak yang berasal dari Kabupaten Klaten yang telah dievakuasi. “Cuma dari Klaten yang ada hewan ternak ikut ngungsi,”ujarnya.

Ia menambahkan, warga yang mengungsi berasal dari 3 daerah tersebut masuk dalam Kawasan Rawan Bencana ( KBR) II berjarak 5 kilometer dari puncak Merapi.

Meski demikian, sejumlah warga memilih untuk pulang ke rumah lantaran kondisi Merapi dinilai cukup aman dan tak dilewati semburan awan panas.

“Kemarin barak pengungsian memang penuh tapi sekarang ada warga yang memilih untuk pulang ke rumah,” ungkapnya.

Dari data yang dihimpun warga terdampak erupsi Merapi yang masih bertahan di pengungsian yakni Magelang 265 orang, Klaten 329 orang dan Boyolali 288 orang. adri-yds

You Might Also Like

Sejarah Baru, Mensesneg Resmikan Revitalisasi Kelistrikan PLN di Istana Kepresidenan Setelah 63 Tahun Sejak Zaman Bung Karno
Hari Ini, Timnas U-17 Siap Tempur Berlaga di Piala Dunia
Aturan Baru: Pergantian Pelat Nomor Putih dan Pemasangan Chip Tanpa Biaya, Berlaku mulai 2022
Miftachul Akhyar Kembali Terpilih sebagai Rais Aam NU Periode 2021-2026
PT KAI Luncurkan Kereta Api Airlangga, Ini Rute dan Tarifnya
TAGGED:BPBD Jatenggunung merapi erupsipengungsi gunung merapipengungsi jawa tengah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?