By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Merapi Erupsi, 882 Warga Tiga Kabupaten di Jateng Masih Ngungsi
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Merapi Erupsi, 882 Warga Tiga Kabupaten di Jateng Masih Ngungsi

Jatengdaily.com
Published: 29 Januari 2021 16:10
Share
Ilustrasi. Pengungsi Merapi di Jateng. Foto: dok.bpbd kab magelang
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat masih sekitar 882 jiwa dari tiga kabupaten di Jateng, yang mengungsi akibat terdampak erupsi Gunung Merapi.

Plt BPBD Jateng, Safrudin mengungkapkan warga yang mengungsi berasal dari Kabupaten Magelang, Boyolali dan Klaten.

“Kemarin awan panas kearah barat daya jadi di hulu Sungai Boyong jadi di perbatasan antara Jateng dan Yogja di Magelang dan Sleman. Pengungsi dari Magelang hanya tinggal 1 desa yakni Pateng kemudian Klaten dari Desa Balerante ada 227 Dan Tegalmulyo 122 lalu di Boyolali ada 288 Warga,” kata Safrudin di Semarang, Jumat (29/1/2021).

Menurut Safrudin, selain warga yang diungsikan juga terdapat lebih dari 100 hewan ternak yang berasal dari Kabupaten Klaten yang telah dievakuasi. “Cuma dari Klaten yang ada hewan ternak ikut ngungsi,”ujarnya.

Ia menambahkan, warga yang mengungsi berasal dari 3 daerah tersebut masuk dalam Kawasan Rawan Bencana ( KBR) II berjarak 5 kilometer dari puncak Merapi.

Meski demikian, sejumlah warga memilih untuk pulang ke rumah lantaran kondisi Merapi dinilai cukup aman dan tak dilewati semburan awan panas.

“Kemarin barak pengungsian memang penuh tapi sekarang ada warga yang memilih untuk pulang ke rumah,” ungkapnya.

Dari data yang dihimpun warga terdampak erupsi Merapi yang masih bertahan di pengungsian yakni Magelang 265 orang, Klaten 329 orang dan Boyolali 288 orang. adri-yds

You Might Also Like

Cabor Wushu Sumbang Emas Ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2022
IndiHome Luncurkan Series Musikal Anak ‘Murid Terbaik’ di Channel IndiKids
26 Narapidana Lapas Semarang Bebas Asimilasi
Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember
GP Ansor Semarang Ajak Kaum Muda Tangkal Radikalisme
TAGGED:BPBD Jatenggunung merapi erupsipengungsi gunung merapipengungsi jawa tengah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?