in

Orang Tua Harus Bisa jadi Teladan

Habib Haidar bin Muhammad Ridho bin Yahya ketika mengisi Kajian Jumat Kliwonan di Masjid Baitussalam, Ngaliyan, Semarang, belum lama ini. Foto:ist

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pendidikan anak sangatlah penting. Hal itu dapat dimulai dari keluarga. Orang tua harus menjadi contoh atau teladan. Selain itu, sang anak harus selektif dalam memilih teman. Karena siapa teman atau lingkungannya akan menentukan baik-buruknya perilaku anak.

Hal itu dikatakan oleh Habib Haidar bin Muhammad Ridho bin Yahya ketika mengisi Kajian Jumat Kliwonan di Masjid Baitussalam, Ngaliyan, Semarang, belum lama ini. Sebelumnya dilakukan pembacaan Surat Yasin bersama yang dipimpin K. Nurhamid.

Habib Haidar mengatakan, kita perlu bijak dalam menggunakan media sosial. Media sosial memang memegang peranan yang sangat penting dalam kebutuhan bersosialisasi dan komunikasi. Namun, kita jadi sering lupa diri dan malah menghabiskan waktu dengan bermain medsos. Di samping itu, sekarang marak pula terjadinya penyalahgunaan medsos seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan hal-hal lainnya. Hal itu tentu saja akan merugikan.

“Dalam hal ini kita harus lebih bijak dalam memilih konten-konten sebelum diunggah di media sosial. Selain itu, kita harus selalu menjaga etika, sopan santun,” ujarnya.

Menurut Habib Haidar, kita juga perlu memperbanyak membaca Alquran. Karena membaca Alquran itu sama dengan ketika kita bersujud dalam salat, kita sangat dekat dengan Allah. Karena itu saat usai membaca Alquran berdoalah, insyaallah akan dikabulkan.

Selain sebagai pedoman hidup, Alquran banyak memiliki manfaat bagi orang-orang yang selalu membaca, mengamalkan, atau menghafalnya. Salah satu manfaat yang akan dirasakan bagi orang yang rajin membaca Alquran adalah hati terasa lebih damai dan nyaman. Membaca Alquran berarti mengingat-ingat akan kebesaran Allah, sehingga hati menjadi lebih lembut.

“Di samping itu, Allah akan melimpahkan rahmat dan pahala bagi orang yang rajin membaca Alquran. Bahkan kelak akan mendapatkan syafaat di akhirat,” katanya.

Ketua Takmir Masjid Baitussalam Masono mengumumkan program literasi umat berupa revitalisasi perpustakaan. Dalam waktu dekat perpustakaan era baru ini akan diluncurkan. Namun, dokumentasi dan jumlah buku yang tersedia masih kurang, sehingga perlu sumbangan dari masyarakat, baik perorangan maupun lembaga.

Sedangkan Ketua Yayasan Baitussalam Didik Suwarsono menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap program-program takmir, termasuk Kajian Jumat Kliwon. Meskipun di tengah pandemi, kegiatan masjid tidak boleh redup. Hanya saja kita tetap harus mematuhi aturan atau protokol kesehatan yang ketat.st

 

Written by Jatengdaily.com

PSIS Dikalahkan Persipura, Pelatih Imran Soroti Konsentrasi Pemainnya

Sasar Masyarakat Pedesaan, Lanud Sam Ratulangi Kembali Serbuan Vaksinasi di Minahasa Utara