Pembukaan Liga 2 Persis Solo vs PSG Pati, Polisi Turunkan 350 Personel

Stadion Manahan Solo. Foto: yanuar

SOLO (Jatengdaily.com) – Kompetisi Liga 2 akan mulai berputar Minggu (26/9/2021), dan pembukaan digelar di Stadion Manahan Solo. Tim tuan rumah Persis Solo bakal menjamu PSG Pati (AHHA Pati) di laga pembuka tersebut.

Pihak kepolisian di Kota Solo pun sudah melakukan persiapan pengamanan pertandingan tersebut, meskipun tanpa penonton. Polresta Surakarta telah menyiapkan 350 personel untuk pengamanan gelaran tersebut.

Polresta Surakarta dalam pengamanan gelaran putaran pertama komptisi Liga 2 di Solo, telah menyiapkan sebanyak 350 personel, di mana sebanyak 15 personel ditempatkan di dalam Stadion Manahan, 35 personel lainnya akan melapis penjagaan di luas stadion.

Baca Juga: Liga 2 Mulai Berputar Minggu, Persis Solo Ditantang PSG Pati

Selain itu, Polresta Surakarta juga menurukan 100 personel terdiri atas TNI dan Polri dan didukung Satuan Brimob Polda Jateng untuk disiapkan mengantisipasi pengamanan kegiatan yang digelar di Stadion Manahan Solo. Personel ini, mengamankan di jalan-jalan di luar halaman stadion.

“Kami juga mengerahkan 150 personel pengamanan yang tergabung tim pengurai keamanan (TPK). Di mana masing-masing tim terdiri atas 30 personel baik itu lima tim dari masing-masing Polsek, dan dua tim dari Polresta Surakarta yang akan membeckap pengamanan selama kegiatan Liga 2 berlangsung,” kata Kapolresta Surakara Kombes Pol Ade Safri Simanjutak, saat acara Bansos Alumni AKABRI 1996 Bharatasena di Balai Kota Surakarta, Kamis (23/9/2021).

Jadi fokus pengamanan bukan hanya di dalam stadion saja, tetapi juga melakukan antisipasi di luar stadion. Pihaknya juga memanggil Presiden Suporter Pasoepati agar tidak mengerahkan massa suporternya di Stadion Manahan. Warga cukup melihat melalui siaran langsung di televisi dari rumah saja. Kapolres berharap kerja sama semua pihak untuk tidak melakukan konvoi atau mengerahkan massa selama gelaran Liga 2 di Solo.

“Kami juga mengantisipasi kegiatan nonton barsama karena saat ini sedang dalam masa pendemi. Kami melarang kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan karena sangat rentan terhadap penyebaran COVID-19,” kata Kapolres.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa mengimbau seluruh suporter untuk memberikan dukungan melalui rumah masing-masing. Para suporter juga dilarang untuk melakukan bentuk kegiatan nonton bersama. yds