By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Penataan Akses Kawasan DPSP Borobudur Ditarget Rampung Tahun Ini
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Penataan Akses Kawasan DPSP Borobudur Ditarget Rampung Tahun Ini

Last updated: 16 Maret 2021 16:28 16:28
Jatengdaily.com
Published: 16 Maret 2021 16:28
Share
Candi Borobudur. Foto: dok.kemenpupr
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan kualitas layanan jaringan jalan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur. Dukungan infrastruktur yang dilaksanakan melalui jalan pembangunan tol maupun non tol, sehingga memudahkan wisatawan menuju kawasan pariwisata Borobudur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berbicara tentang infrastruktur jalan yang memadai akan mengubah wajah kawasan, sekaligus mempercepat pengembangan destinasi wisata Borobudur dan meningkatkan bagi wisatawan mencapai lokasi wisata. “Layanan jalan yang lebih baik akan menunjang perekonomian lokal di kawasan wisata,” tutur Menteri Basuki beberapa waktu lalu, seperti dilansir laman Kemenpupr.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Kementerian PUPR Hedy Rahadian meningkatkan dukungan infrastruktur yang tidak dilakukan dengan meningkatkan kualitas jaringan jalan menuju standar, termasuk penataan akses untuk koridor utama Candi Borobudur, baik dari arah Yogyakarta, Semarang maupun Kulon Progo.

Selain non tol, Kementerian PUPR tengah mempersiapkan jaringan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 Km.

“Saat ini sudah PPJT (Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol) dan ada pintu keluar di Palbapang yang nantinya akan dapat mempermudah wisatawan menuju Borobudur,” tutur Hedy Rahadian saat Kunjungan Kerja ke DPSP Borobudur, Jumat (12/3/2021).

Hadir dalam kunjungan kerja, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wamen Parekraf Angela Tanoesoedibjo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Menurut Hedy Rahadian, dalam kunjungan kerja tersebut, Kementerian PUPR juga mendapat tugas tambahan untuk jaringan jalan di kawasan Badan Otorita Borobudur di sekitar Pasar Pono. Namun, handlingnya baru dapat dilaksanakan dengan memperhatikan 3 hal yaitu ada peraturan Menteri PUPR, diusulkan lewat program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), dan kelengkapan dukomen-dokumen kelayakan.

Dalam mendukung peningkatan konektivitas DPSP Borobudur, pelaksanaan pekerjaan dilakukan melalui pelebaran jalan, rekonstruksi jalan, pemeliharaan rutin, rehabilitasi trotoar dan drainase serta pembangunan jembatan. Pada TA 2020, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Ditjen Bina Marga menyelesaikan 4 paket pekerjaan penanganan jalan dan jembatan sepanjang 35,40 Km dengan nilai kontrak Rp 178,8 miliar.

Empat paket pekerjaan telah diserahterima yakni preservasi Jalan Pringsurat – Secang – Keprekan sepanjang 8,50 Km dan jembatan sepanjang 154,7 meter, preservasi Jalan Keprekan – Muntilan – Salam sepanjang 8,59 Km dan jembatan 14 meter, preservasi Jalan Yogyakarta-Tempel-Pakem -Prambanan sepanjang 2,4 Km dan jembatan sepanjang 87,9 meter serta pelebaran Jalan Sentolo – Nanggulan – Dekso sepanjang 15,6 Km.

Peningkatan jaringan jalan DPSP Borobudur pada TA 2021 dengan anggaran sebesar Rp 127 miliar digunakan untuk rehabilitasi Jalan DPSP Borobudur sepanjang 24,4 Km, pelestarian Jalan Keprekan Borobudur sepanjang 12,8 Km, dan lanjutkan pembangunan Jembatan Kali Progo sepanjang 160 meter.

“Untuk penataan kawasan seperti trotoar, jembatan, pejalan kaki memperhatikan aspek estetika. Karena untuk pekerjaan penataan kawasan tadi berada di kawasan heritage, jadi kita membantu untuk lolos dari dampak heritage-nya, harus ada semacam persetujuan dari Unesco dan kita menghormati itu. Tetapi pada prinsipnya paket pekerjaan tadi targetnya selesai tahun ini (2021), “ujar Hedy Rahadian. yds

You Might Also Like

SIG Bantu Kelompok Peternak Puyuh Andalas di Aceh, Tiap Hari Memproduksi 4.000 Telur
Uji Coba Lawan Korea Selatan, Tim U-17 Indonesia Inginkan Hasil Positif
Cybersecurity Threats and How to Protect Your Data
Konser Live “Symphony On The Go” Tebarkan hal Positif
Biotek Farmasi Indonesia Siap Bantu Atasi Pandemi COVID-19 dengan Produk Terobosan Baru
TAGGED:kemenpuprpenataan borobudurtol yogyakarta-bawen
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?