Pengetatan Prokes di Kudus Dilakukan hingga Kasus Positif COVID-19 Turun

Penyekatan kendaraan di Kabupaten Kudus Jateng. Foto: dok.polres kudus

KUDUS (Jatengdaily.com) – Dishub Kabupaten Kudus melakukan penyekatan untuk menutup akses masuk wisatawan yang akan melakukan ziarah di wilayahnya. Penyekatan dilakukan untuk menekan penularan virus COVID-19 pasca terjadinya lonjakan kasus.

“Untuk penyekatan umum ada satu titik di sebelah barat terminal Kudus yang dari arah Semarang-Demak yang menuju Kudus. Pengecekan Rapid test antigen dilakukan khusus kendaraan yang masuk ke Kudus yang mereka akan melakukan di Kabupaten Kudus,” kata Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Umum Kudus, Puthut Sri Kuncoro, Kamis (27/5).

Menurut Puthut, akses salah satu akses jalan yang ditutup yakni jalan utama di Tanggulangin yang menjadi pintu utama masuk ke Kabupaten Kudus.

Selain penyekatan tes usap secara acak juga dilakukan kepada warga yang berasal dari luar kota. “Bus Wisata yang mengangkut rombongan ziarah kami suruh putar balik,” Jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan dinas terkait seperti dinkes, satpol PP dan polisi melakukan operasi pengetatan prokes dan penyekatan hingga jangka waktu yang belum ditentukan. “Pengetatan prokes juga dilakukan dan penyekatan hingga kasus positif turun,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan kasus Corona di Kudus tengah naik tajam. Semua objek wisata di Kudus pun ditutup untuk mencegah penyebaran virus Corona.

“Maka dari itu antisipasi penyebaran covid-19 ini harus kita lakukan secara konkret. Langkah konkret untuk menutup wisata,” kata HM Hartopo.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Badai Ismoyo mengatakan ada penambahan kasus baru sebanyak 89 orang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam sehari. Jumlah kasus aktif sebanyak 813 orang yang terpapar Corona.

“Kasus terkonfirmasi positif Corona aktif ada 813 kasus, terdiri dari 261 orang dirawat di rumah sakit, lalu ada 552 orang menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. adri-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here