By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Polresta Solo Gelar Operasi Pekat, 36 Orang Tertangkap
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Polresta Solo Gelar Operasi Pekat, 36 Orang Tertangkap

Last updated: 28 Februari 2021 14:14 14:14
Jatengdaily.com
Published: 28 Februari 2021 14:13
Share
SHARE

SOLO (Jatengdaily.com)- Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Ade Safri mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Gibran Rakabuming Raka. Pasalnya, Walikota Solo yang baru dilantik itu sedang beraktivitas di sekitar pusat kota usai mengadakan pertemuan dengan Pasoepati dan menyalurkan bantuan 500 paket sembako untuk pendukung Persis Solo, namun mau menyempatkan waktu untuk meninjau wilayah Kestalan dan Gilingan, Sabtu (27/2/2021) malam.

Kombes Pol. Ade Safri menyampaikan Polresta Surakarta sedang melakukan giat Operasi Pekat di seluruh jajaran polsek di Kota Bengawan, “Ada 2 titik yang jadi fokus utama operasi malam ini, yakni di wilayah Kestalan dan Gilingan, adapun dari wanita (pekerja seks komersial) yang tertangkap 17 orang di Kestalan dan 19 di Gilingan,” ujar Kapolresta Solo.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Ade Safri menerangkan bahwa dari 36 orang yang tertangkap mayoritas dari luar kota Solo. Saat Gibran Rakabuming bersama rombongan mendatangi titik kumpul penangkapan, dirinya langsung menanyakan apa ada warga Solo yang terlibat.

“Ada dua orang. Lainnya luar kota. Ada yang Semarang, Sukoharjo, ada juga yang KTP Madura,” jelas petugas kepolisian.

Pada kesempatan itu Gibran turut menyampaikan adapun warga yang tertangkap operasi pekat ini akan dibina.

“Ya, ini menindak lanjuti keluhan-keluhan warga selama ini, terutama di wilayah Kestalan dan Gilingan. Karena selama saya blusukan, banyak yang melaporkan ada beberapa aktivitas yang meresahkan. Nanti orang-orang ini akan dibina oleh dinsos. Harapannya tidak akan kembali lagi di sini,” tutur Walikota Solo itu. she

You Might Also Like

Peringati HPN 2024, PWI Jateng dan IKWI Ziarahi Makam Wartawan Senior
PSIS Pinjam Meru Kimura dari Rans Nusantara
Natal Bersama TNI AU 2021, Mengelola Perbedaan Membutuhkan Kebijaksanaan
Pendeta Asal Slawi Sembuh, Pasien Covid-19 di Kabupaten Tegal Tinggal Satu Orang
Undip Ciptakan Robot untuk Bantu Tenaga Medis Tangani Pasien Corona
TAGGED:kapolresta surakartaoperasi pekatPolresta Solowalikota gibran
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?