Rayakan Imlek 2021, Ormas Tionghoa Bantu 1 Juta Ton Beras

Susana audiensi Para tokoh ormas Tionghoa dengan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi, di Mapolda Jateng, belum lama ini. Foto:dok/PITI

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Organisasi Komunitas Tionghoa Indonesia secara menyeluruh dipelopori Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Budha Tzu Chi, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Permabudhi Waisaka Murti dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) dalam perayaan Imlek 2021 membantu satu juta ton beras dan 20 juta masker kepada terdampak Covid 19, korban bencana banjir dan isolasi mandiri yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Bantuan ini merupakan rangkaian kegiatan Imlek 2021 sebagai bentuk kepedulian masyarakat Tionghoa terhadap korban Covid-19. Sekaligus mewujudkan bakti kepada NKRI. Maka Tema yang diusung pada Imlek Nasional 2021, untukmu negeri kami berbakti dan peduli,” jelas Ketua PITI Jawa Tengah KH Iskandar Chang dalam rilisnya, Sabtu (6/3/2021).

Untuk kelancaran bhakti sosial tersebut David Herman Jaya dari Budha Tzu Chi yang juga Ketua DPP PSMTI bersama Dr Imam Budiwiyono, Iskandar Chang (PITI), Siauw Oeyanto Kinjaya/ Waisaka Murti (Permabudhi), Gouw Andy Siswanto (INTI) diterima Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi dan walikota Semarang Hendrar Prihadi.

KH Iskandar Chang menjelaskan, sumber dana yang dikumpulkan oleh komunitas Tionghoa berasal dari para pengusaha nasional. Diwujudkan dalam bentuk pembagian beras dan masker, di seluruh Indonesia sebanyak satu ton beras dan 20 juta masker. Provinsi Jawa Tengah dan DIY mendapatkan jatah 2000 ton beras dibuat tiap packing @10 Kg dan empat juta masker.

Distribusi untuk skala nasional sudah berjalan, sedangkan untuk wilayah Jaterng dan DIY baru dijalankan awal maret hingga Juni 2021, bekerja sama dengan TNI dan Polri. “di Jateng kita akan membagi per karesidenan, ada 6 karesidenan di Jateng serta 5 kabupaten dan kota di DIY,” tegasIaskandar Chang yang juga Ketua Komisi Ekonomi MUI Jawa Tengah ini.

Adapun para kordinator, wilayah koordinator DIY Ny Ellyn Subiyanti (PSMTI DIY), Koordinator Semarang dan Salatiga Ny Dewi Susilo Budiharjo (PSMTI Jateng), Koordinator Karesidenan Solo Dr Imam Budiwiyono (Budha Tzu Chi), Koordinator Karesidenan Pati Waisaka Murti (PERMABUDHI), Koordinator Karesidenan Pekalongan Gau Andi Siswanto (INTI), Koordinator Karesidenan Banyumas Iskandar Chang (PITI) serta Koordinator Karesidenan Kedu David Herman Jaya (Budha Tzu Chi).

David Herman Jaya dari Budha Tzu Chi yang juga Ketua DPP PSMTI selaku koordinator Jawa Tengah menjelaskan, Baksos ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terimbas bencana banjir dan dari pandemi Covid 19. “ Saya berharapkan bantuan ini dapat terdistribusi secara baik di 35 kota dan kabupaten se Jawa Tengah dan 5 Kabupaten di Yogyakarta,” harapnya.

Sebelum pembagian para relawan terlebih dulu divaksin untuk lebih me+yakinkan dalam melaksanakan tugas lapangan, untuk vaksinasi ini panitia meminta fasilitasi dari Walikota Semarang. Untuk Kota dan Kabupaten lain juga diharapkan Pemda dan Pemkot setempat dapat memasilitasi vaksinasi untuk para relawan.st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here