By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Sambangi Warga Terdampak Banjir Semarang dan Demak, LAZISMA Bantu Sembako
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sambangi Warga Terdampak Banjir Semarang dan Demak, LAZISMA Bantu Sembako

Last updated: 22 Februari 2021 21:30 21:30
Jatengdaily.com
Published: 22 Februari 2021 21:30
Share
Ketua LAZISMA, Dr H Wahab Zaenuri Menyerahkan Bantuan Kepada Perwakilan Warga Sayung Lor Desa Sayung Kecamatan Sayung Demak. Foto:dok
SHARE


SEMARANG (Jatengdaily.com) – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Masjid Agung Jawa Tengah (LAZISMA) kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Kota Semarang dan Demak.

Bantuan berupa beras, mie instan dan susu tersebut didistribusikan di empat titik. Dua titik di Kota Semarang, yakni; di Kampung Sidorejo Kelurahan Sambirejo Kecamatan Gayamsari (Lingkungan MAJT) dan lingkungan RT 4 RW 3 Kelurahan Trimulyo Kecamatan Genuk. Adapun yang di Kabupaten Demak, difokuskan untuk warga Sayung Lor, Desa Sayung Kecamatan Sayung dan di Desa Loireng, Kecamatan Sayung.

Ketua LAZISMA, Dr H Wahab Zaenuri menuturkan, bantuan paket sembako tersebut merupakan bantuan tahap ke-II yang disalurkan LAZISMA kepada warga terdampak banjir. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban mereka. Jika dimungkinkan LAZISMA akan turun lagi ke lokasi-lokasi yang terdampak banjir,” ucap Wahab, Senin (22/2). 

Wahab menjelaskan bantuan tersebut merupakan dana yang terkumpul dari open donasi yang dilakukan LAZISMA kemudian dibelanjakan berupa paket sembako. Ia melanjutkan, selain ada yang donasi berupa uang, ada juga yang menitipkan berupa barang (Paket sembako). “Mewakili manajemen LAZISMA, kami mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dan dukungan para masyarakat. Semoga amal baik Bapak/Ibu, saudara sekalian dibalas Allah SWT serta kita bisa terus bersama-bersama peduli sesama,” ungkapnya.

Sekretaris LAZISMA, Jusuf Menyerahkan Bantuan Kepada Pengurus TPQ Hidayatush Shibyan Desa Loireng Kecamatan Sayung. Foto:dok

Koordinator pendistribusian LAZISMA, Ahsan Fauzi menambahkan, dari empat lokasi yang dibantu LAZISMA tersebut, dua Desa yang dibantu ada tambahan dua paket yang disalurkan untuk TPQ, yakni; TPQ Al Mubarokah Yayasan Maunatul Mubarok Dusun Lengkong Desa Sayung Kecamatan Sayung dan TPQ Hidayatush Shibyan Desa Loireng Kecamatan Sayung. “Paket yang dikhususkan untuk TPQ tersebut merupakan amanah dari Badko TPQ Kabupaten Semarang. Amanah dari Badko TPQ itu kita tasarufkan ke TPQ-TPQ yang terkena banjir,” terangnya.

Wakil Ketua RT 4 RW 3 Kelurahan Trimulyo, Khoiriyah mengaku senang atas perhatian dan bantuan dari LAZISMA MAJT. Ia menjelaskan di Kampungnya banjir lebih dari satu meter, seminggu lebih tergenang dan mati lampu (Listrik), jadi warga mengalami kesulitan dalam memasak dan alhamdulillah kini sudah mulai surut, tinggal beberapa rumah yang posisinya datar masih tergenang air.

“Sekarang tinggal recovery, bersih-bersih dan beres-beres perabotan rumah tangga yang kemarin tergenang. Mewakili warga mengucapkan terimakasih kepada LAZISMA, bantuan ini sangat berarti bagi kami,” akunya.

Ucapan yang sama juga datang dari M. Faizun ustadz di TPQ Al Mubarokah Lengkong Sayung. Pihaknya mengaku senang ada perhatian untuk para ustadz, santri TPQ yang terdampak banjir. Ia membeberkan, saat banjir melanda di wilayahnya yang dimulai pada hari Sabtu 6 Februari lalu aktifitas warga memang berhenti total, termasuk kegiatan belajar mengajar (KBM) mengaji TPQ terpaksa harus berhenti.

“Karena lokasi masih tergenang banjir, lokasi juga banyak lumpur, santri-santri juga ada banyak yang masih mengungsi, maka kegiatan belajar mengajar TPQ sementara kita liburkan. Jika kondisi sudah surut dan situasi kondisi memungkinkan kita akan mulai masuk kembali,” tegasnya. st

You Might Also Like

WPA, Cara Puskesmas Mranggen I Halau Stigma HIV/AIDS
Cegah Suspect Baru, Penanganan Stunting Harus Berkelanjutan
Ini Tanggapan Kemlu Soal Tarif Impor Baru Yang Diberlakukan AS
Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, IndiHome Alokasikan Bantuan hingga Rp420 juta di Kuartal II 2021
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Diikuti 25 Persen dari Kapasitas Ruang Belajar
TAGGED:Lazismasembakowarga terdampak banjir
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?