By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Sambut Wisatawan, Objek Wisata Harus Tekankan Disiplin Prokes
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sambut Wisatawan, Objek Wisata Harus Tekankan Disiplin Prokes

Last updated: 15 Oktober 2021 10:56 10:56
Jatengdaily.com
Published: 14 Oktober 2021 10:51
Share
SHARE

KARANGANYAR (Jatengdaily.com) – Tempat yang menjadi destinasi wisata perlu segera berbenah guna menyambut wisatawan saat mulai dilonggarkannya kebijakan PPKM. Dengan demikian diharapkan tidak ada klaster baru di sektor pariwisata saat kasus Covid-19 sudah mulai melandai.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Sri Marnyuni saat bersama rombongan melihat kesiapan objek De Tjolomadu (Colomadu) dalam menyambut wisatawan. Bekas bangunan pabrik gula yang telah direstorasi menjadi objek pariwisata itu kini menjadi salah satu destinasi unggulan di Karanganyar.

LIHAT MUSEUM : Komisi B sedang melihat museum penggilingan tebu di De Tjolomadoe, Karanganyar. Foto:ist

Sri Marnyuni mengemukakan, meski ada kelonggaran dari penerapan PPKM namun bukan berarti pengelola objek pariwisata lantas euforia dengan mengabaikan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan tetap harus diberlakukan. Jangan lengah. Karena itu kedatangan kami ke De Tjolomadu untuk mengetahui sampai sejauh mana protokol kesehatan diterapkan,” ucap dia.

Selain itu, dia juga menanyakan perihal penggunaan PeduliLindungi mengingat aplikasi tersebut wajib diakses semua orang untuk masuk ke tempat keramaian. Dalam aplikasi tersebut untuk mengetahui proses vaksinasi setiap warga.Menjawab hal itu Roy Zetendra selaku Chief Engineering PT Sinergi Colomadu sebagai pengelola de Tjolomadu menjelaskan, pihaknya sudah memberlakukan semua ketentuan pemerintah terutama pada pengaturan jumlah orang yang masuk objek.

Bahkan bagi yang sudah bisa mengakses aplikasi Pedulilindungi diperkenankan masuk. Namun demikian untuk sekarang ini jumlah pengunjung setiap hari masih di bawah 60 orang. Bahkan untuk Sabtu maupun Minggu sejak September lalu masih dalam kisaran 100 orang.

“Pemakaian masker tetap menjadi keharusan. Pengukuran suhu tubuh juga harus dilakukan,” jelasnya.

Selanjutnya Teguh Haryono selaku Kabid Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Karanganyar mengemukakan, meski sekarang semua objek wisata sudah diperkenankan untuk dibuka bukan berarti harus mengabaikan protokol kesehatan.

Selanjutnya rombongan Komisi B berkeliling meninjau sudut bangunan yang telah disulap menjadi sebuah museum serta hall pertemuan. Bahkan anggota DPRD disuguhkan dengan diorama mulai masa panen tebu sampai penggilingan gula. Bahkan barang-barang milik perusahaan yang sudah tutup 1998 itu dipajang guna menarik minat pengunjung.st

You Might Also Like

Pemerintah Berikan Kewenangan kepada Daerah untuk Tentukan Wilayah Penerimaan Murid Baru
Habiskan Malam di Bandung, Ganjar Sapa Komunitas dan Seniman Lukis Jalanan
10 Kabupaten/Kota Berpotensi Pemungutan Suara Ulang – Bawaslu Tangani 27 Kasus Dugaan Politik Uang
Aura Kasih Perbaiki Komunikasi dengan Mantan Suami Demi sang Anak
Tiket Kereta Api Lebaran 2024 Sudah Bisa Dipesan, Segera Beli
TAGGED:Komisi B DPRD Jatengobjek wisatapandemi covidtekankan prokes
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?