Sejumlah tahanan di LP Bulu jalani vaksinasi Covid-19. Foto: Adri

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebanyak 274 narapidana wanita di Lapas Kelas II B Bulu Kota Semarang menjalani penyuntikan vaksin oleh tim gabungan yang terdiri dari Dokkes Polda Jateng, TNI, petugas Dinas Kesehatan, Jumat (30/7). Bagi warga binaan yang sudah bebas, mereka diminta datang ke lapas untuk mengikuti vaksin kedua yang dijadwalkan 28 hari lagi

“Jika ada narapidana yang bebas dalam waktu 28 hari, maka dia tetap diminta vaksin kedua di dalam lapas. Bahkan untuk narapidana dari luar negeri merupakan tanggung jawab kita juga fasilitasi vaksin,” kata Pelaksana tugas Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Jawa Tengah, Supriyanto di Semarang.

Penyuntikan vaksin karena warga binaan atau narapidana dalam lapas merupakan rentan tertular covid-19. Bahkan seiring berjalannya waktu ada beberapa warga binaan yang terpapar covid-19, dari pihak lapas selalu melakukan upaya tracking, dan treathmen dengan baik sampai dinyatakan negatif.

“Ada yang kena covid-19 tapi tidak banyak. Bisa karena petugas kami ada dari luar, jadi mungkin tidak terlihat itu orang tanpa gejala, namun semuanya sudah selesai,” jelasnya.

Terkait proses suntik vaksin setiap narapidana wanita sudah diatur sedemikian rupa sehingga dipastikan vaksinasi covid-19 tetap mengutamakan protokol kesehatan.

“Jadi setiap narapidana disuntik bergiliran. Mereka wajib memakai masker, duduk berjarak serta diminta menghindari kerumunan,” ungkapnya.

Sampai saat ini secara keseluruhan pihaknya kini telah melakukan vaksinasi bagi lebih dari 4.000 narapidana seluruh Jawa Tengah. Tahap berikutnya vaksinasi covid-19 bakal menyasar seluruh narapidana di Nusakambangan.

“Senin pekan depan kita akan mulai menyuntikan vaksin buat 2.874 narapidana di lapas-lapas Pulau Nusakambangan. Koordinasi sudah dilakukan bersama tim Dinkes dan TNI dan Polres Cilacap,” pungkasnya. Adri-she