By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Seluruh Korban Tanah Longsor Nganjuk Ditemukan, 19 Orang Meninggal
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Seluruh Korban Tanah Longsor Nganjuk Ditemukan, 19 Orang Meninggal

Last updated: 19 Februari 2021 13:08 13:08
Jatengdaily.com
Published: 19 Februari 2021 13:08
Share
Pencarian korban tanah longsor Nganjuk oleh Tim SAR Gabungan. Foto: dok.bnpb
SHARE

NGANJUK (Jatengdaily.com) – Seluruh korban tanah longsor di Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk sudah ditemukan. Menyusul seorang korban lagi yang ditemukan terakhir atas nama Darimun (82) Jumat (19/2/2021). Jenazah kakek tersebut ditemukan di Sektor A lokasi pencarian, pada pukul 08.40 WIB.

Tim SAR Gabungan total menemukan 21 korban tanah longsor di Ngetos Nganjuk, dua orang di antaranya selamat dan sisanya atau 19 orang meninggal dunia.

Sehari sebelumnya, Tim SAR Gabungan menemukan 5 korban meninggal dunia akibat longsor tersebut. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati dalam keterangannya, Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (18/2/2021), total korban yang ditemukan tim gabungan berjumlah 18 orang meninggal dan satu orang masih dalam pencarian.

” Di samping korban jiwa, tanah longsor ini juga berdampak pada kerugian material sebanyak 8 rumah rusak berat,” tambahnya.

Sementara itu, BPBD setempat mencatat sebanyak 54 KK atau 186 warga terdampak dan 139 KK warga Desa Ngetos masih mengungsi pascalongsor di halaman SD Negeri 3 Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor Nganjuk berlaku selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 15 Februari 2021 sampai dengan 28 Februari 2021.

Penetapan status ini dikeluarkan melalui SK Bupati Nomor 188 Tahun 2021 tentang penetapan status tanggap darurat bencana banjir di beberapa kecamatan, di wilayah Kabupaten Nganjuk dan bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. yds

You Might Also Like

Presiden Prabowo Dorong BRICS Jadi Motor Kerja Sama Ekonomi Selatan Global
1.667 Anggota Polri Bakal Pindah ke IKN untuk Tahap Pertama
Gary Iskak Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Tunggal di Jakarta Selatan
Penjual Es Perkosa dan Bunuh Adik Ipar di Demak, Gara-gara Cinta Tak Berbalas
Indonesia Kirim Atletnya di Ajang Paralimpiade Tokyo 2020
TAGGED:bnpbkorban longsor nganjuktanah longsor nganjuk
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?