Semangat ‘Emas’ Atlet Jateng Siap Berlaga di Papua

Wakil Ketua DPRD Sukirman menjadi narasumber dalam Dialog Parlemen bersama Kepala Disporapar Jateng dan Plt Ketua KONI Jateng, Bona Ventura Sulistyana. Foto:ist

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tinggal menghitung hari. Persiapan teknis dan nonteknis telah dilakukan , termasuk para kontingen Jateng yang akan berlaga di Papua. Mengingat pelaksanaan kali ini masih pandemi Covid-19, maka harapan besar adalah para atlet, ofisial, serta manajer berangkat dalam kondisi sehat, bertanding semangat, pulang juga sehat walafiat.

Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman menjadi narasumber dialog parlemen. Foto:ist

Ketua salah satu cabang olahraga sepatu roda, yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman mengaku dirinya sekarang ini merasa tegang. Bagaimana tidak? Semangat bisa menyumbangkan emas untuk Jateng harus ada. Dia yakin sekarang ini stamina maupun semangat para atlet sepatu roda sudah onfire.

“Saya yakin melihat stamina dan semangat atlet mampu bertanding pada PON di Papua nanti,” ucapnya saat menjadi narasumber dalam Dialog Parlemen “Emas PON dan Masa Depan Atlet” yang disiarkan langsung dari lobi lantai IV Gedung Berlian, Kantor DPRD Jateng, Selasa (14/9/2021).

Kepala Disporapar Jateng, Sinoeng N Rachmadi menjadi narasumber pada dialog bertema Emas PON dan Masa Depan Atlet. Foto:ist

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pariwisata (Disporapar) Jateng Sinoeng N Rachmadi yang ditunjuk sebagai Ketua Kontingen Jateng mengungkapkan ada sejumlah catatan nonteknis yang menjadi perhatiannya.

Pertama peran tuan rumah dalam mendulang emas tentu sangat besar serta masalah Covid-19. Untuk masalah virus, dia berharap atlet harus tetap menjaga stamina tubuh. Karena itu dorongan kuatnya adalah saat berangkat sehat, bertanding juga sehat, pulang pun sehat.

“PON di Jabar tetap jadi tolok ukur kami. Kami saat itu di bawah Jawa Timur. Harapannya bisa di atasnya (Jatim). Capaian lima besar masuk,” ungkapnya.

Plt Ketua KONI Jateng Bona Ventura Sulistyana memaparkan kesiapan atlet Jateng berlaga di PON Papua. Foto:ist

Secara kesiapan atlet, Plt Ketua KONI Jateng Bona Ventura Sulistyana berujar sudah 85 persen. Saat ini ada sejumlah atlet sudah melakukan pemusataan pelatihan, ada juga masih dalam pantauan pelatihan di daerah-daerah.

Untuk target perolehan emas, dia menyatakan, harus ada penambahan emas dari PON di Jabar. Saat ini Jateng mendapatkan 32 emas. Harapan besarnya nanti di Papua bisa raih 45 emas. Secara pengelompokan ada tujuh cabang olah raga yang berpotensi mendapatkan tiga emas di antaranya wushu dan menembak. Bahkan ada delapan cabor dapat dua emas.

“Semua sudah kami petakan, termasuk tuan rumah membidik banyak emas di cabang mana pun sudah kami dapatkan. Karena itu kalau bicara berapa target Jateng, kami hanya bisa menjawab terpenting adalah semangat untuk mendapatkan emas,” katanya.

Lantas bagaimana dengan bonus? Sinoeng berujar alokasi bonus sebagaimana PON sebelumnya sudah disiapkan. Untuk nominal bonus, ia enggan menyebutkan. Namun demikian, besaran bonus pada tiap raihan emas, perak, dan perunggu tidak jauh dari PON Jabar.

Dalam diskusi itu, selain capaian emas juga disinggung soal masa depan atlet. Saat atlet sudah pensiun pada usia yang terbilang masih muda, tentu menjadi pertanyaan kemana arah selanjutnya?

Sukirman mengakui sinergi yang terbangun antara pemerintah dan stakeholder lainnya harus sudah ada. Kala atlet sudah ingin bekerja, tentu pemerintah harus bisa memberi jalan dengan menggandeng pihak-pihak swasta bisa menjadi tempat untuk bekerja.

Sinoeng pun berpendapat sama. Pemerintah sudah menyiapkan sejumlah program mulai dari beasiswa, keringanan membayar uang kuliah, sampai pada penyaluran kerja. Termasuk saat perekrutan ASN pun, para atlet diberi kesempatan untuk ikut seleksi.

Senada diungkapkan Bona, tata kelola atlet salah satunya dalam memberikan kesejahteraan tidak saja saat bertanding, namun juga pada saat selesai pun masih menjadi perhatian.st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here