Septian David Maulana Sepakat Liga 2020 Distop, Diputar Kompetisi Baru

Septian David Maulana. Foto:zia

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Gelandang PSIS Semarang Septian David Maulana mendukung usulan penghentian atau pembubaran kompetisi Liga 1 musim 2020.

Menurut pemilik nomor punggung 29 di PSIS ini, kompetisi Liga 1 2020 yang baru diputar tiga pekan tersebut sudah tak relevan lagi jika melihat situasinya.

Seperti diketahui pemilik klub dan operator PT LIB telah mengadakan meeting Jumat (15/1/2021). Salah satu hasil dari rapat tersebut yakni mayoritas pemilik klub Liga 1 dan Liga 2 mengusulkan agar kompetisi musim 2020 dihentikan dan dimulai dengan musim yang baru.

Terutama kompetisi Liga 1 2020 yang hanya berjalan beberapa pertandingan kemudian dihentikan pada pertengahan Maret 2020, karena pandemi COVID-19.

” Ya kalau bagi kami, sebagai pemain mungkin sama juga dengan mayoritas usulan klub di rapat pemilik klub kemarin. Intinya kami sebagai pelaku sepakbola juga menginginkan baiknya kompetisi musim 2020 ini stop saja,” kata Septian David.

Eks pemain Timnas Indonesia era Luis Milla menambahkan jika terus membahas kompetisi musim 2020 tidak mungkin lagi. Apalagi sampai sejauh ini tidak ada lampu hijau kompetisi tersebut bakal segera bisa dijalankan.

” Kalau kita masih pikirkan liga musim 2020, mau sampai kapan?. Dan musim 2021 ini pun mulai kapan? Ya usulan mayoritas klub saya rasa sudah tepat. Lebih baik memulai kompetisi yang baru lagi,” katanya.

Septian David juga mempertanyakan mengenai kompetisi sepakbola nasional yang sampai saat ini masih belum bisa terlaksana karena terhambat masalah perizinan.

“Sudah tidak relevan. Sudah hampir satu tahun tidak ada sepakbola. Saya juga tidak tahu mengapa kompetisi sepakbola kita susah mendapat izin. Sementara di negara lain banyak yang sudah memulai kompetisi,” urainya.

Septian berharap, ke depan segera ada titik terang mengenai kelanjutan kompetisi. Terlebih operator PT.LIB dan para pemilik klub sudah mengadakan pertemuan.

“Harapan saya semoga yang terbaik untuk sepakbola Indonesia. Dan secepatnya bisa mulai. Karena kalau dilihat cuma Indonesia yang belum mulai sampai sekarang. Saya juga tidak tahu alasannya kenapa belum dimulai,” pungkasnya. zia-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here