By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Setelah Warga Babadan II, Kini Warga Babadan I Tinggalkan Pengungsian Kembali ke Rumah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Setelah Warga Babadan II, Kini Warga Babadan I Tinggalkan Pengungsian Kembali ke Rumah

Last updated: 1 Februari 2021 15:18 15:18
Jatengdaily.com
Published: 1 Februari 2021 15:18
Share
Pengungsi Babadan I merapi pulang ke rumah. Foto: Humas Magelang
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com)- Sebanyak 265 warga pengungsi Merapi dari Dusun Babadan I Desa Paten Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang kembali ke rumahnya, Senin (1/2/2021). Mereka sudah menghuni Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Banyurojo Kecamatan Mertoyudan sejak awal November 2020. 

“Tidak bisa kami ungkapkan dengan kata-kata bagaimana pemerintah Banyurojo dan warganya sangat istimewa dalam melayani para pengungsi. Kami sangat berterima kasih,” kata Dasri, Koordinator pengungsi Babadan I saat ditemui di TEA Banyurojo, dilansir dari laman resmi Magelang.

Menurut Dasri, baik pengungsi, pemerintah Banyurojo dan juga warga saling menghormati dan menghargai. Semua saling bahu membahu dan membantu. 

“Dicari kelemahan tentu ada kelemahan, namun bukan itu yang dicari. Karena warga diterima dengan baik pun sudah sangat istimewa,” katanya.

Dasri juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Magelang, yang sudah sekian lama memperhatikan keberadaan pengungsi. Juga para relawan dan masyarakat luas pada umumnya. 

“Kami ucapkan terima kasih juga kepada pemerintah Kabupaten Magelang, relawan dan juga masyarakat umum, TNI, Polri, yang saling bahu membahu ingin memberikan yang terbaik bagi pengungsi,” imbuhnya.

Iapun berharap program sister village ini dipertahankan karena sangat bagus. Dengan program desa saudara ini, pengungsi tertangani dengan lebih baik. 

“Kami berharap, silaturahmi akan terus terjaga, jangan sampai ada yang terluka,” ujarnya.

Dasri mengatakan, dirinya dan warga sebagai warga penyintas, tentu memiliki banyak kekurangan dan kesalahan, sehingga ia minta maaf bila ada kesalahan.

Sebanyak 25 armada mengangkut warga pulang ke desanya. Armada yang disiapkan berasal dari Pemerintah Kabupaten Magelang, Banyurojo, relawan maupun warga Babadan sendiri. Suasana haru nampak terlihat dalam kepulangan kali ini.

Penanggung jawab TEA Banyurojo, Agus Firmansyah menyampaikan, saat ini pengungsi pulang sementara karena status Merapi masih Siaga. Juga masih dalam masa tanggap darurat hingga 14 Februari mendatang.

Pengungsi juga dibekali dengan sembako, untuk ketahanan pangan sementara.

“Kita bekali sembako untuk ketahanan pangan sementara, karena kita tahu selama mengungsi, ekonomi mereka juga tidak stabil karena sibuk mengurusi keluarga,” kata Agus yang juga Sekretaris Desa Banyurojo. she

You Might Also Like

Mengenal Shofia Khumairo, Gadis Kelas 6 MI Sudah Hafal Al-Qur’an 30 Juz
Telkom dan Indosat Ooredoo Hutchison Berkolaborasi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Muhaimin Jajaki Koalisi Pilpres 2024, Awal 2023 Ada Kepastian
PSIS Bidik Eks Striker Persela M Ridwan
Perkuat Konektivitas Nasional, Telkom dan CCSI Bersinergi Pengembangan SKKL SUB-2
TAGGED:merapipengungsi merapitinggalkan pengungsian merapiWarga Babadan I
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?