By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Terpenuhi 91%, Permintaan Plasma Konvalesen di PMI Jateng Capai 11.197 Kantong
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Terpenuhi 91%, Permintaan Plasma Konvalesen di PMI Jateng Capai 11.197 Kantong

Last updated: 17 Juni 2021 00:52 00:52
Jatengdaily.com
Published: 17 Juni 2021 00:52
Share
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, yang juga menjadi Dewan Kehormatan PMI Jawa Tengah, saat Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Kendal Masa Bakti 2021-2026, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Rabu (16/6/2021).Foto:humas
SHARE

KENDAL (Jatengdaily.com) -Sejak pandemi Covid-19 terjadi sekitar Maret 2020 lalu hingga sekarang, PMI Jawa Tengah mendapatkan permintaan plasma konvalesen dari masyarakat sebanyak 11.197 kantong. Permintaan itu dapat terpenuhi sebanyak 10.136 kantong atau sekitar 91 persen. Pendonor berasal dari Kota Surakarta, Kota Semarang dan Kabupaten Banyumas.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, yang juga menjadi Dewan Kehormatan PMI Jawa Tengah, saat Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Kendal Masa Bakti 2021-2026, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Rabu (16/6/2021).

Menurut Gus Yasin, sapaan akrabnya, PMI Jawa Tengah terus berupaya untuk dapat memenuhi semua kebutuhan plasma konvalesen. Sayangnya, banyak penyintas Covid-19 yang masih ragu untuk mendonorkan darahnya karena khawatir dengan kondisi kesehatannya.

“Masyarakat itu masih punya gambaran, saya kan baru sembuh. Kenapa saya harus mendonorkan darah? Bagaimana dengan kesehatan saya? Nah ini perlu kita sampaikan bagaimana efek (donor plasma konvalesen) ketika kita setelah sembuh,” paparnya.

Gus Yasin berharap PMI bisa ikut mengatasi masalah itu dengan memberikan edukasi tentang donor pada masyarakat. Wagub juga mengapresiasi Bupati Kendal Dico Ganinduto yang merangkul PMI untuk bekerja kolaboratif, mulai dari upaya pencegahan hingga penanganan Covid-19, termasuk dalam penyediaan plasma konvalesen.

Gus Yasin menyebutkan, selama ini pihak yang mudah mendonorkan plasma konvalesen adalah penyintas Covid-19 dari kalangan TNI/ Polri, dan pondok pesantren. Pondok-pondok pesantren di Banyumas, cukup membantu penyediaan plasma konvalesen. Ia beralasan, sistem hubungan atasan-bawahan di militer dan murid-guru di pesantren yang penuh kepatuhan, menjadi faktor yang mempermudah.

“Yang paling mudah untuk kita mintai donor plasma, dari TNI/ Polri. Yang kedua, ponpes. Karena bagaimana pun juga, di pondok pesantren kalau kiai sudah perintah, perintahnya sama dengan jenderal,” tuturnya.

Humas Unit Donor Darah PMI Banyumas, Nashir saat dihubungi via Whatsapp menyampaikan, untuk mendapatkan plasma darah konvalesen dari santri penyintas Covid-19, pihaknya berkomunikasi dengan Bupati Banyumas, Forum Komunikasi Pondok Pesantren Banyumas, pengasuh pondok dan MUI setempat.

“Secara teknis ponpes-ponpes kita datangi, ketemu dengan pengasuhnya, menyampaikan tujuannya, kebutuhan plasma seperti apa. Intinya untuk memberikan edukasi kepada pengasuh, sehingga mau untuk membantu PMI. Setelah itu, membuat jadwal sosialisasi,” jelasnya.

Sembari sosialisasi, dilakukan pemeriksaan atau screening kepada para santri penyintas Covid-19. Pemeriksaan yang dilakukan antara lain meliputi pengecekan gejala, berat badan, dan tensi. Bagi santri yang hasil pemeriksaannya memenuhi syarat, diambil sampel darahnya.

“Setelah hasil sampel darah keluar, kita koordinasi lagi dengan pengasuh pondok pesantren untuk menentukan jadwal pengambilan darah secara bergilir,” ucapnya.st

You Might Also Like

Cegah Peredaran Rokok Illegal, Pedagang Jangan Tergiur Harga Murah
Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025, SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
Larangan Mudik, Peluang Mal di Semarang Dongkrak Jumlah Pengunjung
Kerjasama Inovasi Bidang Perikanan Budidaya Robotic IMTA Cage Kuatkan Komitmen Undip dalam Hilirisasi dan Komersialisasi Riset
Most Instagrammable Spots Around the Globe for Your Travel Photos (Demo)
TAGGED:permintaan capai 11.197 Kantongpermintaan plasma konvalesenPMI Jatengterpenuhi 91 persen
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?