Kaprodi PWK Unissula Eppy Yuliani MT (kanan) menyerahkan buku materi edukasi tata ruang ke SMA 1 Sultan Agung Semarang. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik (FT) Unissula Semarang, salah satu program studi (prodi) yang memiliki kompetensi dalam perencanaan wilayah. 

Dalam  melaksankan Tridharma Perguruan Tinggi, sejumlah dosennya telah mengadakan pengabdian masyarakat kepada para siswa  SMA 1 Sultan Agung Semarang. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan tema Edukasi Tata Ruang dan Mitigasi Bencana pada Siswa SMA,   dilaksanakan melalui daring dihadiri oleh para siswa dan guru pendamping.  

Pelaksanaan dilakukan secara periodik dari sejak bulan Oktober 2020 dengan waktu yang sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Adapun tim pengabdian masyarakat tersebut terdiri dari Kepala Prodi PWK Unissula  Ir Hj Eppy Yuliani MT dan Dr, Hj Mila Karmilah ST MT (Dosen PWK Unissula).

Eppy Yuliani mengatakan, pada dasarnya ruang merupakan wadah aktivitas manusia dalam menggapai kehidupan. Ruang memiliki fungsi menurut peruntukannya, seperti fungsi ekonomi perdagangan dan jasa, maupun fungsi sosial seperti ruang publik, serta sebagai fungsi lindung yang melindungi kawasan bawahnya.

‘’Untuk mewujudkan Penataan Ruang yang baik   diperlukan partisipasi masyarakat , agar terwujud ruang yang asri, nyaman, produktif dan berkelanjutan,’’ jelasnya, Jumat (1/1/2021).

Melalui pengabdian masyarakat menurutnya, memiliki sejumlah tujuan. Diantaranya  adalah memberikan edukasi tentang penataan ruang dan mitigasi bencana pada generasi muda khususnya siswa SMA.

‘’Diharapkan dengan edukasi ini, menumbuhkan kesadaran para generasi muda untuk berpartisipasi dalam penataan ruang dimana mereka    beraktivitas selalu menjaga ketertiban dan keindahan, serta kelestarian lingkungan,’’ jelasnya.

Siswa juga mendapatkan pembekalan materi mitigasi bencana. Hal ini perlu diketahui oleh siswa agar mereka memahami tentang bencana yang sering terjadi di negeri ini. Diharapkan siswa paham tentang   bencana baik pra bencana, saat dan pasca bencana. Sehingga siswa bisa mengetahui mitigasi dan tindakan  apa yang harus dilakukan. Kegiatan ini diakhiri dengan lomba fotografi dari para siswa, dengan membuat  dokumentasi atau foto tentang Tata ruang Kota Kita. Hasil jepretan foto dari para siswa dipilih 10 terbaik untuk mendapatkan penghargaan.

Lebih lanjut menurutnya, antusias para siswa cukup tinggi dengan kegiatan ini, hal ini ditunjukkan interaktif siswa selama pertemuan daring, dan animo dari pengiriman dokumentasi. Kegiatan seperti ini rencana akan ditindak lanjuti secara berkesinambungan dengan tema tema yang terkait dengan Perencanaan   Kota dan Wilayah. 

Adapun pelaksanaan pengabdian masyarakat didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unissula  serta para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Planologi Unissula. She  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here