DEMAK (Jatengdaily.com) – Tingginya gelombang pasang laut di pesisir utara Jawa, menyebabkan tanggul sungai Desa Sriwulan Kecamatan Sayung jebol di dua titik pada Senin (23/5) siang. Imbasnya, permukiman penduduk tergenang banjir rob dengan ketinggian bervariasi.
Kedua lokasi tanggul jebol, berada di RT 08 RW IV, dengan panjang bagian yang tergerus masing-masing 30 meter dan 25 meter. Sementara kedalaman sama, yakni lima meter.
Sedangkan permukiman terparah akibat genangan rob ada di RW VIII yang meliputi 76 RT. Dengan jumlah penduduk terdampak kurang lebih 2.700 KK atau sekitar 10.000 jiwa.
Baca Juga: Banjir Rob Meluas, Jalur Pantura Demak Juga Tergenang
Adanya bencana melanda kawasan Sayung Utara itu, mengundang empati sejumlah kalangan yang segera merespon cepat. Diawali BPBD, PMI, dan Dinas Sosial P2PA, yang langsung membantu evakuasi warga dan memberikan bantuan logistik.
Lanjut Selasa (24/5/2022) pagi, Ketua DPRD Demak HS Fahrudin Bisri Slamet yang langsung turun ke lokasi banjir Perumahan Pondok Raden Patah. Selain menyerahkan bantuan ratusan kardus mi instan, wakil rakyat asli Mranggen itu juga memberikan dukungan moril pada masyarakat, sembari meninjau bagian tanggul yang tergerus gelombang laut.

“Tentunya agar rob tidak menggenang berlama-lama, menjadi prioritas utama dapat diselesaikan dalam jangka pendek adalah penanganan tanggul jebol. Selanjutnya adalah memberikan bantuan warga terdampak rob, mulai dari kebutuhan logistik termasuk air bersih hingga layanan kesehatan,” ujarnya.
Hal itu mengingat banjir rob ekstrim akan terus menggenang tinggi, sebagaimana peringatan dini banjir rob oleh forecaster on duty, hingga 25 Mei 2022. Sehubungan adanya fenomena parigee, yakni jarak terdekat bumi dan bulan, yang menyebabkan fase puncak pasang tertinggi.
Di sisi lain, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah pun turut merespon bencana rob yang telah dua dekade menerjang pesisir Sayung dengan mendatangi rumah-rumah warga korban rob. Didampingi Pj Sekda H Eko Pringgolaksito, bupati juga menyempatkan diri mengecek kesiapan distribusi bantuan pangan dan logistik lainnya untuk masyarakat terdampak rob.
“Tak seorang pun mengharap adanya bencana. Kami harap masyarakat sabar, karena kami tengah berkoordinasi dinas/instansi terkait agar tanggul jebol segera tertangani, pun genangan rob menyurut,” pungkasnya. rie-yds


