By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: 79 Mahasiswa Baru Untag Menerima Kartu Indonesia Pintar
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

79 Mahasiswa Baru Untag Menerima Kartu Indonesia Pintar

Last updated: 15 Agustus 2022 19:59 19:59
Jatengdaily.com
Published: 15 Agustus 2022 19:53
Share
Rektor Untag Semarang Prof. Dr. Drs. Suparno, MSi memberikan ID dan Password KIP kepada mahasiswa baru semester gasal 2022 / 2023 di kampus Untag Jl. Pawiyatan Luhur Semarang. Foto:dok Untag
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang membagikan 79 Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada mahasiswa baru semester gasal tahun akademik 2022/2023. Penyerahan KIP dilaksanakan di Gedhung Grha Kebangsaan Kampus Untag, Jl. Pawiyatan Luhur Semarang, belum lama ini.

Rektor Untag Prof. Dr. Drs. Suparno, MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa KIP ini merupakan program jaminan pembiayaan pendidikan dan bantuan biaya hidup yang diberikan oleh pemerintah untuk siswa berprestasi dari keluarga yang kurang mampu.

Menurutnya, setiap mahasiswa penerima KIP ini akan mendapatkan jaminan biaya pendidikan yang dibayarkan langsung ke Perguruan Tinggi, di samping itu mahasiswa penerima KIP juga mendapatkan bantuan biaya hidup yang akan ditransfer langsung ke rekening pribadi mahasiswa.

Adapun besarnya biaya hidup ini bervariasi, tergantung wilayah domisili mahasiswa, yang mengacu pada hasil survei BPS terkait besarnya biaya hidup di masing masing Kabupaten / Kota.

Namun demikian pemberian oleh pemerintah ini bukan tanpa sanksi, tapi harus dipertanggungjawabkan  setiap semesternya dalam bentuk laporan perkembangan studi mahasiswa penerima KIP.

Baca Juga: Manfaatkan Marketplace, Untag Beri Pelatihan Pengrajin Batik Tapak Dara

Untuk itu Prof. Suparno pada forum tersebut memerintahkan kepada pimpinan fakultas atau program studi penerima program KIP tersebut, agar selalu memonitor indeks prestasi mereka, minimal harus 3,0 yang diperoleh  setiap semesternya, maka konsekuesinya kalau belum mencapai indeks prestasi yang ditentukan harus dilakukan remidi terlebih dahulu, sebelum dilaporkan ke LLDIKTI maupun Kemendikbud Ristek Dikti.

Dengan demikian, diharapkan mereka akan lulus tepat waktu, karena kalau lebih dari masa studi yang ditentukan, maka akan diminta untuk mengembalikan dana yang diberikan kepada pemerintah.

Baca Juga: Untag Kukuhkan Dr Gita Sugiyarti sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen

Pada kesempatan itu Prof. Suparno mengucapkan terima kasih kepada Komisi XI DPR RI melalui As. Sukawijaya, SE yang telah memberikan dana aspirasi dalam bentuk KIP sebanyak 35 mahasiswa, dengan demikian pemberian tersebut telah menambah jumlah yang diperoleh Untag dari pemerintah sebanyak 44, sehingga total KIP yang dibagikan kepada mahasiswa sebanyak 79.

A.S. Sukawijaya, SE di depan mahasiswa penerima KIP menyampaikan bahwa Untag ini bagaikan rumahnya sendiri, karena sekarang ini, dia sedang menempuh program Magister Manajemen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis, sedangkan bapaknya Sukawi Sutarip mantan Wali Kota Semarang, sekarang ini juga sedang menempuh Program Doktor Ilmu Hukum di Untag, sekalipun usia bapaknya kini sudah mendekati 70an.

Namun menurutnya, bahwa belajar itu tidak mengenal batas usia, maka begitu ada peluang untuk dapat ikut mencerdaskan bangsa lewat dana aspirasi dalam bentuk KIP, telah terdorong untuk membagikan kepada mahasiswa berprestasi yang kurang mampu agar mereka dapat melanjutkan kuliah.

Sukawijaya menyampaikan bahwa, mahasiswa penerima KIP ini memilih menjadi mahasiswa di Untag, adalah tepat, karena Untag menerima jumlah KIP yang cukup besar. Sementara di perguruan tinggi lain, ada yang hanya menerima dua KIP, bahkan masih ada yang baru memohon mohon untuk mendapatkan KIP.

Hal ini dikarenakan Untag sangat komunikatif dalam memperoleh KIP baik pada pemerintah maupun DPR RI, serta memiliki perhatian dalam pembinaan secara khusus terhadap para mahasiswanya yang menerima KIP.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa pemberian aspirasi dalam bentuk KIP di Untag ini sudah untuk kesekian kalinya. Pada kesempatan itu dia menyampaikan permemohonan maaf karena kuota yang diberikan kepada Untag pada tahun ini lebih sedikit dibandingkan pada tahun tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan jumlah yang diterima dari pemerintah untuk aspirasi DPR juga lagi ada penurunan.st

You Might Also Like

Musrenbangwil Kedungsapur, Bupati Ajukan 3 Usulan Prioritas
Polres Sukoharjo Gagalkan Penyelundupan 53 Ekor Anjing untuk Konsumsi
SIG dan Dinas Bina Marga DKI Berkolaborasi Merevitalisasi Trotoar Kawasan Kuningan Jakarta
Sinergi Situasi Kamtibmas, Kapolri Silaturrahim ke Gus Yusuf
TPS Pada Pemilu 2024 Dijamin Ramah Disabilitas
TAGGED:jaminan pembiayaan pendidikanKartu Indonesia Pintar (KIP)Komisi XI DPR RImahasiswa Untag Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?