By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Anak Bunuh Ibu Kandung di Sragen Hanya Gara-gara Diomeli
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Anak Bunuh Ibu Kandung di Sragen Hanya Gara-gara Diomeli

Last updated: 7 Juli 2022 09:29 09:29
Jatengdaily.com
Published: 7 Juli 2022 09:29
Share
Ilustrasi
SHARE

SRAGEN (Jatengdaily.com) – Tindakan pria berinisial NE (33), warga Kampung Widoro, Kelurahan Sragen Wetan, Kabupaten Sragen Jawa Tengah ini sungguh biadab. Pria yang tak mempunyai pekerjaan tetap ini tega membunuh ibu kandungnya sendiri Setyorini (53) pada 28 Juni 2022 lalu.

Kasus ini berhasil diungkap jajaran Polres Sragen setelah membongkar makam korban bersama tim Dokkes Polda Jateng pada minggu 3 Juli 2022. Sebelumnya diduga korban Setyorini meninggal dalam kondisi secara tidak wajar. Jasadnya ditemukan di dalam kamar mandi dengan posisi seperti orang sujud dengan kepala berada di ember.

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama di Mapolres Sragen, Rabu (6/7/2022) mengungkapkan, bahwa sebelum kejadian tragis yang merenggut nyawa korban Setyorini, para tetangga mendengar sempat terjadi pertengkaran dari dalam rumah korban.

Polres Sragen mengungkap kasus pembunuhan terhadap ibu kandung. Foto: Humas Polri

Informasi warga yang curiga dengan kematian korban dan hasil pemeriksaan terhadap jasad korban yang mengarah pada tindak kekerasan, akhirnya Polisi berhasil menyimpulkan bahwa kematian korban benar benar terjadi akibat tindak kekerasan. Semua kesaksian mengarah kepada anak semata wayang korban. Akhirnya polisi menangkap pelaku yang anaknya sendiri.

Pelaku NE mengakui apa yang dilakukannya terhadap ibunya, yakni dengan cara memukul dan membenturkan kepala korban hingga berkali-kali, yang mengakibatkan korban mengalami beberapa luka akibat kekerasan benda tumpul.

Tak sampai di situ saja. Setelah membunuh ibu kandungnya, pelaku juga membuat skenario agar seakan-akan korban meninggal akibat terpeleset di kamar mandi.

“Untuk memastikan ibunya benar benar telah meninggal, pelaku juga membenamkan kepala korban ke ember, ‘” tandas Kapolres Sragen.

Hasil autopsi terdapat beberapa luka yang diakibatkan kekerasan benda tumpul, yang menyebabkan pendarahan pada permukaan otak, patah tulang dasar tengkorak.

Kepada petugas, pelaku mengaku melakukan perbuatannya akibat terbawa emosi sering diomeli ibunya karena dirinya menganggur. Pelaku juga mengaku sering dibanding-bandingkan dengan keponakan ibunya yang sukses bekerja di Jakarta.

Atas kasus tersebut, kepolisian telah menetapkan pelaku sebagai tersangka dalam perkara pembunuhan sebagaimana dimaksud UU nomor 1 tahun 1946, pasal 338 jo pasal 351 KUHP. yds

You Might Also Like

Kapolri Mutasi Enam Kapolda, Kapolda Jateng Ahmad Luthfi Jadi Irjen Kemendag
Modal Gas Elpiji 3 Kg, Maling Jebol ATM Bank Jateng; Rp 849 Juta Raib
Telin dan Indosat Ooredoo Hutchison Kembangkan Indonesia Cable System Express 2
Pengelola Mal Harus Tegas Tolak Pengunjung Jika Lebihi Kapasitas
Infrastruktur Telekomunikasi dan Internet TelkomGroup Siap 100% Dukung Perhelatan G20
TAGGED:anak bunuh ibu kandunganak bunuh ibu sragenpembunuhan ibu kandungPolda JatengPolres SragenSragen
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?