SALATIGA (Jatengdaily.com)- – Tiga orang tenaga kesehatan (nakes) di Kota Salatiga positif terpapar Covid-19 varian Omicron dari hasil Whole Genome Sequencing (WGS). Dari hasil tracing, mereka tertular dari klaster keluarga.
“Semua yang positif Omicron sudah mendapat perawatan dan penanganan. Tiga nakes yang terpapar satu orang bertugas di puskesmas dan dua orang mengabdi di rumah sakit,” kata Wali Kota Salatiga, Yuliyanto.
Ketiga tenaga kesehatan terpapar covid-19, petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan upaya tracing pada yang kontak erat. “Semua yang kontak erat juga langsung dilakukan tracing untuk mengetahui kondisinya,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan kasus aktif Covid-19, Dinas Kesehatan Kota Salatiga juga telah memersiapkan ruang isolasi terpusat termasuk ruang perawatan di rumah sakit. “Untuk ruang perawatan dan tempat isolasi sudah disiapkan,” ujarnya.
Saat ini ada penambahan pasien Covid-19. Pada Jumat (11/2/2022), tercatat ada 17 kasus baru sehingga total di Salatiga ada 108 kasus aktif Covid-19. Sedangkan untuk memutus penularan covid-19 warga diminta menerapkan 5 M.
“Penularan dan penyebaran harus dihentikan dengan selalu memakai masker, kurangi mobilitas, cuci tangan, dan jaga jarak kerumunan,” jelasnya.
Sedangkan vaksinasi, per 11 Februari 2022 telah mencapai 143,5 persen, vaksinasi lansia 76,39 persen dan vaksinasi anak 6-11 tahun mencapai 106,81 persen.
“Percepatan vaksinasi terus dilakukan, ini untuk melindungi juga. Jadi jangan ragu untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19,” tandasnya. adri-she


