By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19, Jateng Terbitkan Aturan Kegiatan Massal: Tidak Dilarang Tapi Dibatasi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19, Jateng Terbitkan Aturan Kegiatan Massal: Tidak Dilarang Tapi Dibatasi

Last updated: 31 Januari 2022 13:22 13:22
Jatengdaily.com
Published: 31 Januari 2022 13:22
Share
Ilustrasi.
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan menerbitkan surat untuk mengatur kegiatan yang berpotensi kerumunan.

Harapannya, seluruh pihak dapat bersama-sama menahan diri di tengah peningkatan kasus Covid-19 yang diprediksi naik pada Februari ini.

Hal itu disampaikan Ganjar saat memimpin Rapat Satuan Tugas Penanganan Covid-19, di Ruang Rapat Gedung A Lantai 2 Kantor Gubernur Jateng, Senin (31/1/2022).

Saat itu, Bupati Kendal bertanya perihal pelaksanaan kegiatan yang melibatkan banyak peserta.

“Saya ingin tanya, banyak yang ingin melakukan kegiatan kemasyarakatan. Misal lomba lari, turnamen, mereka ingin melaksanakan karena merasa sudah vakum dua tahun,” ujar Bupati Kendal, Dico M Ganinduto.

Dico meminta arahan dari Ganjar terkait aturan pelaksanaan. Sebab, Dico menerima banyak keluhan.

“Mohon petunjuk dan arahan. Kalau saya larang biasanya membandingkan dengan daerah lain. Barangkali Pak Gub bisa membuat aturannya disinkronkan,” kata Dico.

Pada prinsipnya, kata Ganjar, kegiatan boleh dilakukan dengan sangat terbatas pesertanya.

“Satu kata, dibatasi. Sehingga kerumunannya tidak tinggi. Syukur kalau 2022 timeline-nya bisa tahu. Menurut saya kegiatan di Februari ini sebaiknya melihat tren kenaikan, kita waspada,” tegas Ganjar.

Mantan anggota DPR RI itupun langsung meminta Sekda Jateng, Sumarno untuk segera menyusun aturan terkait pelaksanaan kegiatan yang melibatkan massa.

“Nanti dari Pak Sekda kita buatkan surat untuk kita batasi. Maka event yang ramai juga dibatasi,” ujarnya.

Ganjar lantas mencontohkan pelaksanaan turnamen basket di Kota Surakarta, yang tetap digelar tanpa penonton. Pengawasan dilakukan secara ketat, sehingga turnamen bisa berjalan dengan aman.

“Basket DBL kemarin putaran seluruh Jawa, kemudian masuk Solo nggak boleh ditonton. Kita masih lihat tren terus, kalau sifatnya massal di bulan Februari ini, jangan dulu,” tandasnya. she 

You Might Also Like

Kongres Perempuan Jateng Lahirkan Tujuh Rekomendasi
Bambang Nurdiansyah Pelatih Baru PSIS
Bupati dan Wabup 2025-2030 Sampaikan Visi Misi, Ketua DPRD Demak Zayinul Fata Minta Rangkul Semua Komponen
Masyarakat Diimbau Waspada Fenomena Supermoon dan Rob Jelang Idul Fitri
Calon Bintara Ikuti Pantukhirda di Lanud Sultan Hasanuddin
TAGGED:antisipasi kerumumanGanjar Pranowokegiatan massal
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?