By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Apresiasi Pidato Presiden, Senator DPD RI, DR Abdul Kholik Sebut Swasembada Beras Belum Tingkatkan Pendapatan Petani
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Apresiasi Pidato Presiden, Senator DPD RI, DR Abdul Kholik Sebut Swasembada Beras Belum Tingkatkan Pendapatan Petani

Last updated: 16 Agustus 2022 17:02 17:02
Jatengdaily.com
Published: 16 Agustus 2022 16:57
Share
SHARE
Dr Abdul Kholik

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi mendapat apresiasi anggota DPD RI asal Jawa Tengah DR Abdul Kholik dengan sejumlah catatan. Salah satu di antaranya terkait dengan prestasi swasembada beras yang disebutkan telah dicapai sejak tahun 2019.

”Prestasi tersebut memang membanggakan di tengah ancaman krisis pangan global. Indonesia dinilai memiliki ketahanan pangan yang kuat. Namun, di balik prestasi itu ada sejumlah masalah yang mengiringinya, yakni kesejahteraan petani yang masih tertinggal dari kelompok masyarakat lainnya. Swasembada beras tidak serta-merta meningkatkan pendapatan petani,” kata Abdul Kholik, Selasa (16/8/2022).

Abdul Kholik yang merupakan anak petani di daerah Cilacap ini menambahkan, meski ada swasembada beras, setiap kali panen penghasilan petani tidak meningkat. Pasalnya harga gabah selalu jatuh di kala musim panen tiba. Ongkos produksi gabah petani meningkat sehingga sedikit mendapat keuntungan dari hasil pertanian sawahnya. ”Hal ini juga yang membuat petani semakin tak bergairah. Profesi petani tetap tidak menarik bagi generasi muda.”

”Artinya, ke depan swasembada beras akan terus berkurang. Ini apabila tidak dilakukan upaya yang signifikan meningkatkan harga gabah sehingga membuat petani untung. Seharusnya harga gabah bisa mengimbangi pendapat pegawi negeri sipil. Di situ baru anak muda akan tertarik menjadi petani,” tegasnya.

Jadi, di masa kini, lanjut Kholik, petani seakan mati di lumbung. Berasnya sangat banyak, tapi pendapatnnya rendah. ”Ini ironi di tengah prestasi swasembada beras. Kami berharap ke depan jangan terus terjadi. Nilai tukar komoditi beras sangat tidak imbang dengan nilai tukar komiditi lainnya. Ingat pahlawan swasembada beras adalah petani.st

You Might Also Like

Ayah dan Anak Dilantik Bareng sebagai Wakil Rakyat di Gedung Berlian
Peringati HANI, LP Purwokerto Deklarasi Melawan Narkoba Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan
Santri Life Skill Kunjungi Dapur Produksi Virgin Cake and Bakery
Semen Gresik Raih Predikat Gold Winner Kehumasan Terbaik, Ajang The 1st Indonesia GPR Awards 2023 di Makassar
Transformasi Sektor Teknologi, PT Semen Gresik Raih INDI 4.0 Tahun 2024 
TAGGED:Abdul KholikDPD RI asal JatengPidato kenegaraan Presiden Jokowipidato presidenSwasembada beras
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?