By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Atasi Kelangkaan Minyak Goreng, Pekalongan Gelar Operasi Pasar
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Atasi Kelangkaan Minyak Goreng, Pekalongan Gelar Operasi Pasar

Last updated: 23 Februari 2022 05:37 05:37
Jatengdaily.com
Published: 23 Februari 2022 05:37
Share
Kota Pekalongan gelar operasi pasar minyak goreng. Foto: Humas Pemkot Pekalongan
SHARE

KOTA PEKALONGAN (Jatengdaily.com)– Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan menggelar operasi pasar minyak goreng, di beberapa pasar tradisional, Selasa (22/2/2022). Pada kegiatan tersebut, minyak goreng kemasan dijual seharga Rp13.500 per liter.

Wali Kota Pekalongan, A. Afzan Arslan Djunaid, menjelaskan, operasi pasar dilakukan untuk mengatasi tingginya harga dan kelangkaan stok minyak goreng kemasan di pasaran. Kegiatan tersebut untuk membantu masyarakat agar bisa membeli minyak goreng, dengan harga terjangkau.

“Padahal minyak goreng ini harganya sudah ditetapkan oleh pemerintah tetapi realitanya di lapangan barangnya sulit didapatkan oleh masyarakat, atau mengalami kelangkaan. Ini menjadi masalah, sehingga kami membuka kegiatan operasi pasar minyak goreng murah ini,” tegas Wali Kota Aaf, sapaan akrabnya, usai mengikuti operasi pasar minyak goreng.

Menurutnya, minyak goreng yang dijual pada kegiatan operasi pasar tersebut dibanderol dengan harga Rp13.500 per liter. Harga tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni sebesar Rp14 ribu per liter.

“Selama stok dari pemerintah masih ada, insyaallah, mudah-mudahan kegiatan operasi pasar murah ini tetap bisa digelar kembali. Kita tetap harus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat karena stok ini dari distributor-distributor yang sudah bekerja sama dengan pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Budiyanto, menuturkan, sebanyak empat ribu liter minyak goreng kemasan disediakan untuk kegiatan pelaksanaan operasi pasar minyak goreng murah. Kegiatan operasi pasar digelar di dua lokasi, yakni Pasar Grogolan, Kecamatan Pekalongan Timur dan Pasar Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara. Kegiatan serupa akan digelar di Pasar Grogolan dan Pasar Kuripan, pada Kamis (24/2/2022).

“Jadi, hari ini alokasinya total ada empat ribu liter, di mana 2.000 liter disediakan di Pasar Sorogenen dan 2.000 liter di Pasar Sorogenen. Kemudian, untuk hari kedua, besok Kamis (24/2) dengan jumlah yang sama, 2.000 liter minyak goreng di Pasar Grogolan dan 2.000 liter di Pasar Kuripan,” terang Budiyanto.

Pihaknya juga telah mengatur mekanisme pembelian dalam operasi pasar minyak goreng tersebut, yakni dengan penukaran kupon.

“Mekanisme pembeliannya sederhana. Masyarakat yang hadir untuk membeli minyak goreng ini dikasih kupon, kemudian yang bersangkutan tangannya dicelup tinta. Mereka membayar maksimal pembelian minyak goreng dua liter atau seharga Rp27 ribu agar tidak terjadi pembelian ganda.
Ditambahkan, pihaknya juga tengah menggandeng PT Bulog untuk memfasilitasi pelaksanaan operasi pasar murah untuk masyarakat, yakni berupa seribu paket minyak goreng dengan beras atau komoditas bahan pokok lainnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kota Pekalongan, Heni, menyatakan dirinya rela mengantre sejak pagi, demi memperoleh minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau tersebut. Ia mengetahui informasi tentang operasi pasar tersebut dari media sosial sehari sebelum pelaksanaan.

“Alhamdulillah adanya operasi pasar minyak goreng murah ini sangat menguntungkan bagi warga karena saya kalau beli di warung dekat kampung, atau minimarket sering kehabisan, dan jika ada pun harganya lebih mahal, sekitar Rp19-20 ribu per liter. Saya beli untuk kebutuhan sehari-hari saja,” ujarnya. she 

You Might Also Like

Lulusan STIE Semarang Dibekali Ijazah dan SKPI untuk Siap Memasuki Pangsa Kerja
Real Madrid Sering Kalah Tanpa Ronaldo
Bina Bangsa School Semarang Rayakan Kemerdekaan dengan Kemeriahan dan Kreativitas lewat Acara Open House
Vaksinasi Booster untuk Mereduksi Peningkatan Omicron
Pengamanan Nataru, Polrestabes Semarang Terjunkan 754 Personel
TAGGED:Atasi KelangkaanGelar Operasi Pasarminyak gorengpekalongan
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?