By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Awi Suryadi Sutradara Film KKN Desa Penari Siap Berbagi Ilmu Ngobrol Soal Sinema
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Entertainment

Awi Suryadi Sutradara Film KKN Desa Penari Siap Berbagi Ilmu Ngobrol Soal Sinema

Last updated: 7 Desember 2022 08:50 08:50
Jatengdaily.com
Published: 7 Desember 2022 08:50
Share
Awi Suryadi, stradara film
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Awi Suryadi, sutradara film KKN Desa Penari yang sukses meraup 9.2 juta penonton menyatakan kesanggupannya untuk menjadi narasumber giat ‘Ngobrol Soal Sinema (NGOBRASIN) yang digagas PWI Kota Depok dan Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia.

Lewat karya penyutraraaannya, Awi bukan hanya meraih penonton film Indonesia terbanyak sepanjang masa, namun juga menjadi sineas yang berhasil mengajak kembali masyarakat ke gedung bioskop setelah dua tahun Indonesia dan dunia dilanda pandemi Covid-19 dimana gedung bioskop ikut terkena dampaknya.

“Tentu dengan senang hati dikasih kesempatan oleh tenan-teman wartawan menjadi salah satu narasumber Ngobrol Soal Sinema dalam rangka hari film,” ujar Awi Suryadi saat dihubungi penulis lewat ponselnya belum lama ini.

Apalagi kata sutradara yang juga sukses menggarap film Danur ini temanya seksi “Fenomena Kesuksesan Horor, Sering Kali Tidak Dilirik Juri Festival”. “Makanya ketika panitia meminta saya untuk menjadi narasumber saya langsung oke aja, dengan catatan tidak benturan dengan jadwal syuting saya. ” tegas Awi.

Terlahir sebagai Suryadi Musalim, 24 September 1977 di Bandar Lampung, awalnya menerjuni bidang penulisan skenario, dan aktif berkarya sejak 2005. Namun dunia film memberikan berkah dan lompatan berikutnya. Dia menjadi sutradara dan karyanya berhasil meraih jumlah rekor penonton yang mencengangkan di filmnya yang ke-22.

Dia mengawali karier penyutradaraan di film nasional dengan menyutradarai film Gue Kapok Jatuh Cinta pada tahun 2005 merangkap sebagai penulis skenario. Kemudian, kembali menyutradarai film layar lebar Claudia/Jasmine pada tahun 2008, yang memberikannya nominator Skenario Terbaik di FFI. Gelar yang sama, kembali diraih di di Festival Film Bandung (FFB), lewat film Badoet.

Dari Komunitas wartawan, lewat Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI – 2022) sineas 45 tahun ini memenangi Piala Khusus Pemecah Rekor Penonton Terbanyak Sepanjang Masa.

Filmografi selengkapnya, Gue Kapok Jatuh Cinta (2006), Mupeng (Muka Pengen, 2008), Sumpah Pocong di Sekolah (2008), Claudia/Jasmine (2008) Asmara Dua Diana, Selendang Rocker (2009), I Know What You Did on Facebook (2010 ), Simfoni Luar Biasa (2011), Loe Gue End (2012), Kawin Kontrak 3 (2013), You Can’t Hear Me, You Can’t See Me (2013), Street Society, Viva JKT48 (2014), Bidadari Terakhir (2015), Badoet (Skenario bersama Agasyah Karim & Khalid Kashogi, 2015) 2017 Danur: I Can See Ghosts, Danur 2: Maddah – Asih Kesempatan Kedu(d)a Danur 3: Sunyaruri (2022), KKN di Desa Penari (2022).

Garap Catatan Si Boy The Series (2016)

Sementara Sutrisno Buyil Ketua Umum FORWAN mengungkapkan, penyelenggaraan Diskusi Publik seputar industri film dalam rangka ikut menyemarakan Hari Film Nasional 30 Maret 2023.

“Sebagai wartawan peliput film, kami merasa perlu diberikan pencerahan oleh Awi Suryadi yang filmnya sukses ditonton sembilan juta lebih. Untuk sementara sulit ditandingi” ujar Sutrisno Buyil.

Buyil meyakini banyak ilmu yang bisa digali dari sutradara sekaliber Awi Suryadi. “Karenanya kehadiran Awi Suryadi sangat penting, untuk berbagi ilmu kepada wartawan peliput film,pelaku industri film, mahasiswa dan masyarakat Depok,” ujar Buyil. sb-st

You Might Also Like

Amanda Manopo Habiskan 259 Juta untuk Ojek Online dalam Setahun
Tegar Ramadhan, Iseng Nyanyi di TikTok Masuk Dapur Rekaman
Dpaken, Band Anyar Asal Palembang Luncurkan Single Cerita Cinta Gandeng Meista Lomania
Happy Asmara Mengidolakan Ganjar
Baby Shima, Depresi Akibat Dibuly Nitizen Malaysia dan Ingin Pindah jadi WNI
TAGGED:Awi SuryadiSiap Berbagi Ilmu Ngobrol Soal SinemaSutradara Film KKN Desa Penari
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?