By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Bangun Masa Depan Bersama dengan Aktifkan Potensi Diri dan Sosial
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bangun Masa Depan Bersama dengan Aktifkan Potensi Diri dan Sosial

Jatengdaily.com
Published: 14 November 2022 15:18
Share
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat .Foto:dok
SHARE

BALI (Jatengdaily.com) – Aktifkan potensi diri dan sosial untuk menata peradaban baru yang harmoni dan inklusif dengan orientasi membangun masa depan bersama. “Untuk mengaktifkan kembali potensi diri dan potensi sosial dibutuhkan upaya menyelami diri, menyelami kedalaman relasi sosial, menanam kesadaran dan pengetahuan yang memungkinkan manusia menata diri, menata kehidupan sosial dan menata peradaban baru yang harmoni, inklusif dengan orientasi masa depan bersama,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat memoderatori diskusi dan memberi pengantar singkat untuk membuka pemaparan Dr. Otto Scharmer bertema Activating the Social Field for Our Common Future pada Tri Hita Karana Forum di Kampus United in Diversity (UID) Bali, Senin (14/11).

Dr. Otto Scharmer, adalah pakar sistem dan manajemen, penemu dan pengembang U-Theory, co-founder Presencing Institute, pengajar senior pada Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat.

Menurut Lestari, yang juga doktor di bidang ilmu manajemen dari Universitas Pelita Harapan itu, situasi kini penuh dengan ketidakpastian dengan ragam katastrofe dan tantangan, terkadang bahkan sering kita tidak dapat menyelesaikan bermacam persoalan penting dalam kehidupan.

“Penguatan diri dengan segala kelebihan dan kekurangan adalah keharusan dalam menghadapi ketidakpastian saat ini,” ujar Rerie, sapaan akrab Lestari. Tindakan manusia, jelas Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, senantiasa bersumber dari pengetahuan pada diri sendiri dan orang lain, serta pengetahuan akan seluruh diri itu membentuk karakter.

Upaya berbagi informasi, ungkap Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, merupakan salah satu cara penyampaian tentang sesuatu yang diketahui untuk mereduksi knowing-doing gap.

Otto Scharmer menyebut salah satu akar masalah yang kita hadapi saat ini adalah adanya kesenjangan antara apa yang diketahui dan apa yang harus dilakukan (knowing-doing gap).

Sehingga, jelas Rerie, yang dibutuhkan setiap individu adalah pengetahuan terkait tentang apa yang diketahui dan apa yang ingin diciptakan. Menurut Rerie, upaya bersama perlu dilakukan dengan visi masa depan bersumber dari konsep dan metode tepat, belajar dari setiap peristiwa terkini agar mampu mewujudkan kehidupan sosial yang lebih baik.

Dalam upaya bersama itu, tambahnya, setiap individu dan komunitas menanam inisiatif baik, membiarkan setiap bibit bertumbuh dari inner source masing-masing untuk membentuk sebuah peradaban yang lebih manusiawi. st

You Might Also Like

Angka Kemiskinan Naik Akibat Pandemi, Hendi Akui Tak Boleh Pasrah
Pakai Kostum Wayang, Petugas KPPS di Semarang Ini Tak Abai Prokes
Solo PPKM Level 4
53% Desa di Indonesia Telah Bentuk Relawan Desa Lawan Covid-19
3.000 Orang Meriahkan Kirab Budaya HUT ke-504 Kabupaten Semarang
TAGGED:Aktifkan Potensi Diri dan SosialLestari MoerdijatWakil Ketua MPR RI
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?