in

Boyolali Bentuk Satgas ‘Jogo Kewan’ Tangani PMK

Ilustrasi. Hewan ternak di Boyolali. Foto: bnpb

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menjadi perhatian serius Pemkab Boyolali. Salah satunya dengan melakukan vaksinasi dan untuk memetakan vaksinasi tersebut Pemkab melibatkan Satgas ‘Jogo Kewan’.

Diharapkan dengan Satgas ‘Jogo Kewan’, PMK di Kabupaten Boyolali dapat terpetakan dan dapat segera dilakukan penanganan. Dilaporkan, data sasaran dari Satgas tersebut telah siap dan dapat dilakukan penyuntikan vaksinasi.

Baca Juga: PMK Hewan Ternak Menyebar di 22 Provinsi, Jateng 33.178 Kasus

“Peran dari Camat dan Kepala Desa cukup signifikan seperti “Jogo Tonggo” kemarin di Covid-19, ini ada “Jogo Kewan”. Jadi, begitu tim vaksinator datang kemudian diantar ke masing masing klaster peternak sapi,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono dilansir laman boyolali.go.id, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, Kabupaten Boyolali mendapatkan jatah droping vaksinasi sapi tahap pertama sebanyak 1.900 dosis, dan telah disuntikkan sebanyak 1.896 dosis pada 2 Juli 2022 yang lalu. Sapi sapi yang mendapatkan vaksinasi merupakan sapi dengan usia panjang serta dari jenis sapi perah.

Usai tahap pertama selesai, langkah selanjutnya yakni menunggu droping vaksinasi sapi dari pemerintah dengan mengajukan surat ke Disnakkan Provinsi Jawa Tengah. “Jadi dipantau melalui aplikasi apakah sudah selesai dilakukan atau belum dan kita sudah menginput di semua aplikasi tinggal kita menunggu respon dari Kementrian, kapan ditambahkan vaksin,” ungkapnya.

Sebanyak 155 vaksinator harus mendatangi satu per satu sapi yang akan divaksin sesuai dengan data yang dikirim oleh pihak kecamatan bersama penyuluh pertanian dan pertugas kesehatan hewan Disnakkan Kabupaten Boyolali. Data tersebut salah satunya berisi daftar sapi sapi yang masuk ke dalam skala prioritas. Sehingga pihaknya meminta kepada para peternak sapi untuk sabar menunggu droping vaksinasi dari pemerintah.

“Pertimbangan pertimbangan semacam itu, sudah ditetapkan di Satgas “Jogo Kewan” dan tunggu saja jika vaksinnya ada petugas akan datang ke desa masing-masing,” ujar Insan. yds

Written by Jatengdaily.com

Beli Minyak Goreng Curah Bisa Pakai KTP

Pedasnya Harga Cabai, Antara yang Mengeluh dan Tersenyum