By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Cinta Tak Kenal Jeruji Besi, Alfin Menikahi Pujaan Hatinya di LP Kelas 1 Semarang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Cinta Tak Kenal Jeruji Besi, Alfin Menikahi Pujaan Hatinya di LP Kelas 1 Semarang

Last updated: 11 Juni 2022 15:14 15:14
Jatengdaily.com
Published: 11 Juni 2022 15:14
Share
Pernikahan Alfin, warga Binaan Lapas Kelas I Semarang dengan perempuan pujaan hatinya. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang melangsungkan pernikahan unik yaitu di dalam lapas, Sabtu (11/06/2022).

Warga binaan yang menikah bernama Alfin yang ditahan karena kasus narkoba. Sudah hampir empat bulan dia berada di penjara. Dia sudah menjalani sidang, tetapi perkaranya belum diputus. Alfin masih menunggu vonis dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Dia dinikahkan atas izin dari Kepala Lapas Semarang, Tri Saptono Sambudji melalui persetujuan anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di ruang aula kunjungan “Joglo Ageng”.

Alfin dan isterinya, Oneng tak kuasa langsung meneteskan air mata usai selesainya acara Ijab Qobul. Sama seperti pengantin lain, Alfin berdandan rapi mengenakan baju adat lurik jawa lengkap dengan blangkon yang dirias oleh petugas Lapas. Dia sangat lantang walau agak sedikit gugup mengucapkan janji setianya di hadapan Darun selaku penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngaliyan.

“Ya Alhamdulillah saya senang, bisa diijinkan untuk menikah di Lapas. Bahagia rasanya karena bisa menikah setelah berpacaran dengan Oneng kurang lebih 2 tahun,” jelas Alfin.

Akad nikah pun berlangsung lancar dengan mas kawin seperangkat alat salat. Pernikahan itu disaksikan pula oleh pihak kedua mempelai dan petugas lapas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Sementara itu, sang mempelai wanita terlihat mengenakan busana kebaya langsung berurai air mata bahagia setelah mendengar janji suci dari Alfin.

“Saya terharu. Perjalanan hidup ini tidak akan terputus walau cinta kita terhalang oleh kuatnya jeruji besi, kisah cinta ini tidak akan pudar,” ungkap Oneng.

Kepala Lapas Semarang, Tri Saptono Saptono mengatakan, pernikahan di lapas merupakan hak bagi warga binaan selama di lapas. Persyaratan yang harus dilengkapi yakni berupa surat permohonan dan jaminan keluarga.

“Dengan mengikuti prosedur, kami akan bantu memfasilitasi asal syarat substantif dan administratif terpenuhi,” jelas Tri Saptono.

“Acara pernikahan dilaksanakan atas permohonan pernikahan dari keluarga penjamin mempelai dan ijin menikah di Lapas dari KUA Kecamatan Ngaliyan,” sambungnya. adri-she

You Might Also Like

Pemkot Semarang akan Penggal Jalan Pemuda dengan Nama Ki Narto Sabdo
Pengedar Sabu dalam Boneka Dibekuk BNN Jateng
Isolasi Terpusat Rusunawa RSUD Suradadi Tegal Dilengkapi Dokter Jaga 24 Jam
Dukung Dinas ESDM Jateng, SG Terjunkan Pemateri Ajarkan Pembuatan Produk Inovatif Bata Interlock
PWI Pusat Siapkan Pendidikan Lemhannas Khusus untuk Pengurus Provinsi
TAGGED:LP Kelas 1 Semarangnikah di LP Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?