By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Daerah Terdeteksi Penyakit Mulut dan Kuku Dapat Bantuan Pendampingan pada Peternak hingga Obat-obatan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Daerah Terdeteksi Penyakit Mulut dan Kuku Dapat Bantuan Pendampingan pada Peternak hingga Obat-obatan

Last updated: 18 Mei 2022 07:06 07:06
Jatengdaily.com
Published: 18 Mei 2022 07:06
Share
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberi bantuan ke daerah-daerah yang terdeteksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Foto: Humas Prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberi bantuan ke daerah-daerah yang terdeteksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Bantuan yang diberikan mulai pendampingan pada peternak, hingga obat-obatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau kelompok Ternak Muda Mandiri di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Selasa (17/5/2022). Ganjar mengatakan terus berkoordinasi dengan kabupaten/ kota terkait PMK ini.

“Semua sekarang kita minta untuk siaga, tapi nggak perlu panik. Karena ya alhamdulillah masih terkendali, tapi kita tidak boleh lengah,” ujarnya.
Ditambahkan, berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jateng, saat ini total 48 ekor hewan ternak yang positif PMK, yang berada di 13 daerah.

“Beberapa dokter sudah menyampaikan bahwa itu bisa diobati. Dan ini ada beberapa vitamin, antibiotik yang nanti disuntikkan ke mereka (ternak), terus ada juga yang spray untuk luka, biasanya di kukunya,” kata Ganjar.

Selain bantuan peralatan dan obat-obatan, pihaknya melalui Disnakkeswan juga terus memberikan pendampingan pada para peternak. Bahkan, menurut Ganjar, para peternak saat ini sudah paham penanganan saat hewannya sakit.

“Tugas kami mendampingi, itu surveilansnya jalan, dan kami yang bekerja sama untuk ambil kebijakan dengan pusat riset, termasuk kemungkinan vaksinasi. Kalau nanti ada, kita siapkan,” beber gubernur.

Ganjar juga mengapresiasi kepala daerah yang mau turun ke lapangan mengecek PMK. Di samping itu, tim surveilans dan dokter juga bergerak siaga.

“Kemarin teman-teman bupati itu ada yang keliling masuk ke pasar hewan, ngecek. Itu menurut saya cara yang paling bagus. Sekali lagi surveilansnya mereka sedang berjalan, ini para dokter hewan juga sampai hari ini mereka siaga,” ujarnya.

Terkait potensi kerugian, imbuh Ganjar, pasti ada. Namun, dia meminta masyarakat tetap tenang selama hewan ternaknya dalam penanganan dokter.

“Potensinya kalau kena ya pasti turun berat badannya, dan kemudian ya kalau dijual nggak laku. Maka hitung-hitungan itu sih selama mereka menjadi pasien dari para dokter hewan, ya kita nggak hitung dululah Kita obati dulu, mudah-mudahan bisa,” tandasnya. she

You Might Also Like

Ketua Pembina USM Prof Sudharto Terima Bintang Jasa Pratama dari Presiden
Persiapan Piala AFC U-20, Garuda Nusantara Terus Dipoles
Aisyah, Lulusan SV Undip Pemilik Paten Granted Diterima di Pertamina
Antusiasme Meledak! 360 Peserta Daftar MHQ 10 Juz MAJT, Babak Penyisihan Dimulai 28 Februari 2026
Residivis Curanmor di Demak Ditangkap, Lima Kali Dipenjara Tak Kapok
TAGGED:Ganjar PranowoJatengPenyakit Mulut dan Kuku
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?