By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dampak Banjir Rob, Apindo Sebut Banyak Perusahaan Ekspor Mundur
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dampak Banjir Rob, Apindo Sebut Banyak Perusahaan Ekspor Mundur

Jatengdaily.com
Published: 1 Juni 2022 16:15
Share
ILustrasi: Banjir di kawasan Tanjung Mas akibat limpasan pasang laut. Foto: Polda Jateng/adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Tengah menyebut dampak jebolnya tanggul di kawasan Lamicitra Nusantara Semarang membuat jatuh puluhan perusahaan yang mayoritas berorientasi ekspor. Bencana hidrologis tersebut hingga membuat pengusaha menyetop aktivitas hingga proses ekspor mundur.

“Ada gangguan, ekspor mereka tertunda, perusahaan mundur kira-kira 1-2 bulan ke belakang,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng, Frans Kongi, Rabu (1/6/2022).

Para pengusaha sangat mengeluhkan terjadinya banjir rob yang diluar dugaan tersebut.

“Mereka tidak bisa apa-apa, air masuk ke pabrik tergenang ada juga mesin yang kena,” ungkapnya.

Kejadian tersebut merupakan bagian risiko yang dilalui oleh seorang pengusaha. Kendati sekarang ini waktu yang bagus untuk produksi dan ekspor dengan tanda pandemi Covid-19 sudah mulai melandai.

“Mereka perlu waktu perbaikan, pembersihan dan sebagainya,” ujarnya.

Terkait kerugian pada perusahaan yang tidak beroperasi dampak banjir rob sejak senin 23 Mei 2022 lalu mencapai puluhan perusahaan di kawasan Lamicitra Tanjung Emas Semarang.

“Ada 20 sampai 30 perusahaan kerugian miliaran rupiah. Saya harapkan kepada perusahaan kena dampak banjir rob bisa bangkit, mungkin 1-2 minggu bisa kembali normal,” jelasnya.

Perombakan insfratruktur di kawasan berikat tersebut harus segera dilakukan agar bencana tersebut tidak terulang kembali.

“Kalau tidak, lama-lama semua pabrik di sana tutup dan angka pengangguran semakin meningkat,” tandasnya. adri-she

You Might Also Like

Hendi Apresiasi TPS di Kota Semarang yang Ketat Terapkan Protokol Kesehatan
Kericuhan Terjadi di Semarang pada Demo Tolak Revisi UU Pilkada
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Riau Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi
BPS Siapkan Sensus Ekonomi 2026, Masyarakat Jangan Takut, Tidak Terkait Pajak
Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di Mall, Irjen Pol Ahmad Luthfi Ingin Masyarakat Aman
TAGGED:ApindoDampak Banjir Rob
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?