SEMARANG (Jatengdaily.com)- Ketua STIE SEMARANG, Dr St Sunarto MS mengatakan, di usia ke 36 Tahun STIE Semarang makin kokoh untuk memberi layanan pendidikan bagi bangsa dan negara.
”Untuk itu kami ingin mengembangkan lembaga kami dari program sarjana (S1) yang sekarang telah bisa membuka Program Studi (Prodi) S2 yakni Magister Manajemen, ke depan akan membuka program Doktor atau S3. Ke depan, kami juga berproses untuk perubahan status dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas,” jelasnya, Jumat (3/6/2022) saat acara pembukaan rangkaian Dies Natalis ke-36 Tahun STIE Semarang.
Menurutnya, Prodi Magister yang telah mendapat Surat Keputusan (SK) ijin pembukaan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), lebih berkonstrasi pada pendidikan magister manajemen SDM, digital marketing, kewirausahaan dan manajemen pemerintahan.
Lebih lanjut menurutnya, peringatan Dies Natalis adalah sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri terdahulu atas jasa-jasanya. ”Kita selalu memperingati, mengenang dan merefleksikan apa-apa yang harus dilakukan dari ide para pendiri dalam rangka keikutsertaan membangun bangsa dan negara di bidang pendidikan,” jelasnya.
Sementara itu, dalam rangka Dies Natalis, digelar sejumlah kegiatan. Diantaranya, workshop pembelajaran kreatif dan inovatif, bazar, webinar perekonomian kreatif pasca pandemi, festival band untuk tingkat SMA, seminar pasar modal, webinar perpajakan, ziarah ke makam pendiri, kegiatan sosial donor darah dan pada 11 Juni akan dimeriahkan dengan konser penyanyi Ibu Kota, Tulus bertempat di Klenteng Sam Po Kong.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Koperasi (Yapenkop) Wanuri SE MM mengatakan, yayasan akan selalu mensuport dengan menyiapkan sarana dan prasarana yang maksimal. ”Kami juga selalu memegang amanat pendiri yayasan, di mana STIE Semarang bisa menjadi candradimuka gerakan ekonomi kerakyatan,” jelasnya.
Menurutnya, untuk program jangka pendek adalah penerimaan mahasiswa baru untuk Magister Manajemen dan pemantapan dengan suport sarana.
Untuk jangka menengah adalah pembukaan S3 dan perubahan status menjadi universitas.
”Jangka panjang, persiapan lahan untuk pembukaan S3 dengan menyiapkan lahan seluas 2 hektar di Kelurahan Sumurejo, Kecamatan Gunungpati, di Kota Semarang dengan konsep kampus edukasi agro,” paparnya.
Wakil Ketua Dies Natalis yang juga merupakan Ketua Prodi S1 Manajemen Dr Rokhmad Budiyono SPd MM menambahkan, untuk input mahasiswa S2 Manajemen berasal dari alumni yang saat ini telah menduduki jabatan penting di pemerintahan dan perusahaan ternama yang telah menjadi manager supervisor, kepala bagian dan jabatn strategis lain. Didukung tuntutan permintaan pasar lulusan S2 Manajemen yang ingin menjadi dosen. she


