Diiringi Doa Masyarakat Indonesia, Eril Putra Ridwan Kamil Dimakamkan di ‘Negeri Para Wali’

3 Min Read
Jenazah Eril saat dibawa ke pemakaman. Foto: Humas Jabar.Prov.

BANDUNG (Jatengdaily.com)- Jutaan warga Jabar berjajar rapi di sepanjang jalan yang dilewati iring-iringan mobil jenazah Eril, Putra Ridwan Kamil menuju tempat peristirahatan terakhir, di Cimaung, Bandung, hari ini Senin (13/6/2022).

Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril dimakamkan di lahan di kampung ibundanya, Atalia Praratya, berjarak sekitar satu jam perjalanan dari pusat Kota Bandung.

Eril yang tahun ini berusia 23 tahun tersebut, dimakamkan bersebelahan dengan masjid yang dibangun ayah sendiri. Masjid ini pun diberi nama Al Mumtadz atau yang terbaik.

Nampak dalam pemakaman adalah Ridwan Kamil, Atalia Praratya dan dua adik Eril, ibunda Ridwan Kamil dan ibunda Atalia, saudara-saudara dan kerabat lainnya.

Ridwan Kamil dalam sambutannya intinya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberi perhatian dan mendoakan almarhum sang anak.

Ridwan Kamil juga mengatakan, jika dirinya dan keluarga mengiklaskan sang anak untuk kembali ke Allah SWT.

Pemakaman berjalan lancar, dengan prosesi yang hanya diikuti oleh keluarga inti. Setelah selesai, warga yang akan melayat dan berziarah dari dekat pun diperbolehkan dengan diatur bergantian. Namun, warga dan keluarga yang hadir dimohon untuk tidak mengambil gambar apapun di lokasi tersebut.

Lokasi pemakaman Eril, adalah di areal lahan milik keluarga sang bunda.

Ridwan Kamil mempersiapkan khusus pemakaman untuk sang anak sulungnya tersebut.

Dalam unggahan Ridwan Kamil menuliskan, “Dear Eril, Saatnya kamu pulang ke negeri yang menguntai jutaan doa. Ke negeri para Wali yang salah satunya adalah leluhurmu.
Rumah akhirmu berada di sebelah masjid. Masjid yang bertempat di kampung ibumu. Dear Eril, Sudah aku siapkan sebuah tempat yang istimewa. Sudah aku desainkan sebuah rumah akhirmu yang indah. Di sebelah sungai kecil dengan pemandangan gunung dan pesawahan yang hijau permai. Masjid yang didesain dan sedang dibangun ayahmu. Dan yang terpenting, Masjid ini dinamai seperti namamu. Masjid itu diberi nama Al Mumtadz, yang berati terbaik.”

Jenazah Eril, tiba dari Swiss semalam, dan ditempatkan di Gedung Pakuan. Semalam, Ridwan Kamil memimpin sendiri shalat jenazah bagi sang anak. Kemudian, sekitar pukul 23.00 sampai 08.00 tadi pagi, dipersilakan bagi warga yang akan shalat jenazah juga.

Eril, meninggal di sungai Aare Swiss saat berenang, 26 Mei lalu. Eril ke Swiss dalam rangka mencari sekolahan, untuk melanjutkan S2-nya. Eril adalah mahasiwa ITB. Eril ditemukan dua pekan kemudian  di Bendungan Engehalde Swiss, Rabu (8/6/2022). she

Share This Article
Exit mobile version