By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dorong Manufacturing Excellence, SG Optimalkan Bahan Bakar Alternatif Limbah Kulit
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dorong Manufacturing Excellence, SG Optimalkan Bahan Bakar Alternatif Limbah Kulit

Last updated: 21 Juni 2022 17:11 17:11
Jatengdaily.com
Published: 21 Juni 2022 17:11
Share
Karyawan PTSG mengoperasikan crane untuk mobilisasi limbah kulit dari tempat pengumpulan menuju tempat pengumpanan.Foto:Dok SG
SHARE

REMBANG (Jatengdaily.com) – PT Semen Gresik (PTSG) mengoptimalkan bahan bakar alternatif atau Alternative Fuel dan Raw Material (AFR) dengan memanfaatkan limbah kulit sisa produksi tas dari Kabupaten Grobogan sebagai pendukung bahan bakar utama.

Senior Manajer Komunikasi dan CSR PTSG Dharma Sunyata menandaskan, pemanfaatan limbah kulit merupakan bagian dari perbaikan berkelanjutan untuk mencapai manufacturing excellence agar operasional pabrik lebih efisien serta mengurangi tingkat polusi udara karena rendah emisi. Selain itu, limbah kulit dinilai lebih ekonomis karena dengan 1 ton limbah kulit mampu menggantikan 1,05 ton batubara.

“Sesuai hasil analisis laboratorium, menunjukan limbah sisa produksi tas memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi (> 4.000 kal). Dengan demikian, limbah sisa produksi tas ini sangat berpotensi untuk dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif disamping bahan bakar utama batubara, “ ujar Dharma dalam siaran persnya, Senin (20/02).

Dikatakannya, uji coba pemanfaatan limbah kulit ini dilaksanakan sejak Maret 2022 lalu. Hingga Mei 2022 lalu, sekitar 122 ton limbah dari perusahaan tas di Kabupaten Grobogan berhasil diolah menjadi AFR. Lanjut Dharma, target TSR (thermal substitution rate) di tahun 2022 adalah 0,39%.

”Sebagai bahan bakar alternatif, kebutuhan limbah kulit dalam jangka panjang diharapkan dapat terserap optimal hingga 40-50 ton/hari,” tambahnya.

Dia menambahkan, tantangan industri semen di Tanah Air terutama ditengah kenaikan harga komoditas batu bara hingga saat ini, strategi keunggulan operasi perusahaan yang paling utama adalah cost leadership, keberlanjutan lingkungan, & inovasi.

Inovasi menggunakan limbah kulit sebagai bahan bakar alternatif, lanjut dia, juga merupakan kesungguhan perusahaan atas komitmen sistem manajemen lingkungan yang handal, efisiensi energi, hingga penurunan emisi dalam jangka panjang.st

You Might Also Like

Rektor Untag Semarang: Bonus Demografi Peluang Tingkatkan Kualitas SDM
Bangkit dari Masa Sulit, Mulitina Tumini Sukses Kembangkan Usaha Berkat Bantuan Rumah BUMN Baturaja
KAI Sampaikan Permohonan Maaf dan Upayakan Penanganan Cepat Gangguan Pemesanan Tiket
Deklarasi, Yoyok Sukawi Didukung 6 Partai untuk Maju di Pilwalkot Semarang
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Demak Panen Jagung
TAGGED:Dorong Manufacturing ExcellencePT Semen Gresik (PTSG)SG Optimalkan Bahan Bakar Alternatif Limbah Kulit
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?