in

DPRD Demak Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Kades Jatimulyo

Audiensi tindak-lanjut putusan PTUN Semarang perkara Pencopotan Sekdes Jatimulyo Muhammad Syifaun Naja sempat memanas seiring kekecewaan Pimpinan DPRD Kabupaten Demak atas ketidaktegasan pemda khususnya Camat Bonang terhadap Kades Jatimulyo Ahmad Zamroni. Foto : sari jati
DEMAK (Jatengdaily.com) – DPRD Kabupaten Demak merekomendasikan pemberhentian sementara Kades Jatimulyo Kecamatan Bonang atas nama Ahmad Zamroni. Sehubungan sejumlah pelanggaran yang dinilai telah dilakukannya, terutama terkait pencopotan Sekdes Jatimulyo Muhammad Syifaun Naja hingga berbuntut gugatan  PTUN.
Pada audiensi dengan Muhammad Syifaun Naja,  terkait tindak lanjut putusan PTUN Semarang perkara Pencopotan Sekdes Jatimulyo oleh Kades Jatimulyo yang disebutkan cacat hukum, Ketua DPRD Kabupaten Demak HS Fahrudin Bisri Slamet (FBS) mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah khususnya Camat Bonang selaku kepanjangan tangan bupati yang disebut tidak tegas. Sehingga persoalan berlarut dan menimbulkan persoalan baru.
“Karena ketidaktegasan ini Pemkab jadi tidak dihargai pemerintah desa. Ketika da pelanggaran mekanisme dibiarkan, bisa menjadi jurisprodence desa-desa lainnya. Jika perlu ADD jangan dicairkan dulu, agar ada perhatian dari pemerintah desa,” ujar FBS.
Kecaman sama disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Demak Fraksi PKB H Zayinul Fata. Menurutnya, ketika pemberhentian sekdes tidak sah secara hukum, mestinya tidak boleh ada yang menyentuh haknya (lahan bengkok). “Camat sebagai kepanjangan tangan bupati malah membiarkan proses lelang,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan, pemerintah itu atau kesatuan. Harus dibangun dengan kekuatan. Segala produk pemerintah desa harus tunduk di bawah regulasi daerah. Tidak boleh ada negara dalam negara. Terlebih lagi sudah ada skema disepakati pimpinan DPRD dan Pj Sekda, bahwa  pengangkatan atau pengisian perangkat desa sebelum Pilkades harus dihentikan dulu.
“Yang perlu digarisbawahi, parlemen atau DPRD sama-sama unsur penyelenggara pemerintah daerah. Terlebih bupati tidak mungkin menangani 1.000 persoalan sendiri. Maka itu, ketika kami bicara jangan hanya dicatat tapi hendaknya juga dilaksanakan,” imbuhnya.
Karenanya Kedua Pimpinan DPRD Kabupaten Demak itu pun menginstruksikan Camat Bonang Haris M Ridwan segera melayangkan teguran resmi kepada Kades Jatimulyo Ahmad Zamroni terkait sejumlah pelanggaran.
Pertama, Kades Jatimulyo telah memberhentikan sekdes yang mekanismenya tidak sesuai. Kedua, sebelum ada putusan PTUN mestinya bengkok sekdes dalam status quo, sehingga tidak boleh dilelangkan. Ketiga, posisi sekdes mestinya juga tidak boleh diisi sekdes baru (difinitif). Apalagi mekanismenya tidak benar.
Selain itu, merekomendasikan kepada Bupati Demak untuk memberhentikan sementara Kades Jatimulyo Ahmad Zamroni. Untuk itu, pemkab diberikan tenggang waktu satu bulan untuk menyelesaikan persoalan desa Jatimulyo.
Sehubungan itu, Camat Bonang Haris M Ridwan mengatakan, telah bermaksud menegur Kades Jatimulyo Ahmad Zamroni soal pencopotan Sekdes Muhammad Syifaun Naja yang dinilai cacat hukum. Namun karena Syifaun Naja melayangkan gugatan hukum ke PTUN, maka teguran tak jadi dilayangkan, dengan alasan menunggu proses hukum. Sedangkan putusan PTUN belum ditindaklanjuti karena Kades Jatimulyo menyatakan banding.
Seperti diberitakan, karena kesal dengan Syifaun Naja yang disebut bekerja seenak hati, Ahmad Zamroni menerbitkan SK Pemberhentian Sekdes Jatimulyo tersebut. Namun pencopotan sekdes tersebut menuai protes karena tidak melalui mekanisme hukum perundangan  berlaku. Sehingga berbuntut gugatan PTUN.
Hadir pada audiensi tersebut Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan dan Hukum Perundangan H AN Wahyudi, Kepala Dinpermades P2KB H Taufik Rifai, Kabag Hukum Setda Kendarsih Iriani, Agung Ardiyanto dari Inspektorat, dan Camat Bonang Haris M Ridwan. Serta Muhammad Syifaun Naja berserta penasehat hukumnya. rie-she 

Written by Jatengdaily.com

Perkuat Posisi sebagai B2B IT Services Provider Terdepan, Telkom Gandeng Amazon Web Services

Ganjar Pranowo Meriahkan Pekan Taaruf Mahasiswa Baru Unissula