Loading ...

Driver Ojol di Semarang Ditusuk Penumpang Perempuan

02ilustrasi

Ilustrasi

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Driver ojek online (ojol) di Kota Semarang ini bernasib malang. Pria berusia 38 tahun, Sabari Gunawan ini diduga menjadi korban perampokan dan ditusuk pelaku di punggungnya dengan menggunakan bolpoin, namun malah sempat dihakimi warga karena dikira justru sebagai pelaku kejahatan.

Peristiwa ini bermula ketika Sabari driver Ojol tersebut mengantar pelanggan perempuan di Jalan Arjuna Semarang Jumat (1/7/2022) dinihari pukul 00.15 WIB.

“Korban mengantar  pelanggan ke rumah kos temannya. Di tempat sepi pelaku menusuk empat keli ke punggung korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Bambang Sarjono.

Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor korban dan barang-barang milik korban, Sedangkan korban pun meminta pertolongan warga di sekitar lokasi kejadian. Bukannya ditolong, namun korban malah dikira sebagai pelaku kejahatan

“Driver ojol menuju ke tempat penginapan untuk minta pertolongan. Terkait insiden dipukuli warga itu karena ada miss saja, karena panik minta tolong, pada saat itu si ojol malah dikira sebagai pelaku pencurian,” ujarnya.

Terkait hasil penyelidikan, Polsek Semarang Tengah tengah mengantongi identitas pelaku penusukan sebanyak empat kali kepada ojek online di Jalan Arjuna pada Jumat (1/7) dini hari. Pelaku tersebut, adalah seorang perempuan berinisial SD.

“Saat ini identitas pelaku sudah kita ketahui. Tapi karena Polsek Semarang Tengah tidak bisa melalukan penyelidikan perkara, jadi kita limpahkan ke Polrestabes Semarang,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan, saat dikonfirmasi membenarkan identitas pelaku. Bahkan, pihaknya menyebut pelaku telah berhasil diamankan. “Sudah ditangkap. Tapi masih kita dalami,” kata Donny.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai kronologis penangkapan dan modus pelaku, Donny sekali lagi menegaskan belum berkenan merinci lebih lanjut. Sebab, saat ini masih menunggu laporan lebih lanjut terkait pelaku. “Sebentar, ini masih belum dilaporkan lengkap, masih kita dalami. Nanti akan ada release resmi,” tandasnya. adri-yds