By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Edukasi PSDKU Undip Kampus Rembang, Perajin Kerupuk Gendar Turusgede Siap Tinggalkan Boraks
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Edukasi PSDKU Undip Kampus Rembang, Perajin Kerupuk Gendar Turusgede Siap Tinggalkan Boraks

Last updated: 26 Oktober 2022 06:01 06:01
Jatengdaily.com
Published: 26 Oktober 2022 06:01
Share
Tim Pengabdian Masyarakat Undip Kampus Rembang, mencoba membuka pemahaman warga dan para perajin akan bahaya boraks, Selasa (25/10). Foto:dok
SHARE

REMBANG (Jatengdaily.com) – Hingga saat ini ternyata para perajin kerupuk gendar di Desa Turusgede, Rembang, masih memanfaatkan boraks. Padahal, boraks atau juga biasa disebut bleng merupakan bahan berbahaya jika dikonsumsi manusia.

Berangkat dari membangun kesadaran itulah, Tim Pengabdian Masyarakat Undip Kampus Rembang, mencoba membuka pemahaman warga dan para perajin akan bahaya boraks. Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Penggunaan Bahan Alternatif Pengganti Boraks di Gedung PSDKU Universitas Diponegoro (Undip) Kampus Rembang, Selasa 25 Oktober 2022 ini diikuti belasan perajin kerupuk gendar.

“Sosialisasi dan edukasi ini akan mampu meningkatkan pemahaman para perajin. Kami juga telah menyiapkan beberapa saran bahan pengganti boraks yang aman bagi kesehatan,” terang Ketua Tim Pengabdian, Lela Lestari SM MM.

Menurutnya, perajin kerupuk Desa Turusgede masih bergantung pada boraks. Karenanya, kegiatan ini adalah langkah awal untuk menjalin komunikasi dengan para perajin kerupuk gendar.

Tak hanya selesai pada kegiatan ini saja, rencananya akan dilaksanakan tindak lanjut dari hasil diskusi dengan para pengrajin kerupuk gendar. ”Kami akan mendampingi para pengrajin untuk mencoba menggunakan bahan pengganti boraks yaitu STTP (Sodium Triphosphate), nah tadi para pengrajin telah sepakat dan berkenan untuk mencoba bahan tersebut,” imbuh Lela.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak berupa meningkatnya pemahaman para pembuat kerupuk gendar mengenai bahaya penggunaan boraks pada makanan. Dengan demikian, potensi ekonomi di Sentra Pembuatan Kerupuk Desa Turusgede dapat meningkat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Ketua Program Studi D3 Manajemen Kampus Rembang Dr Andriyani SE MM mendukung penuh kegiatan ini. Ia berharap PSDKU Kampus Rembang banyak berperan dalam upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah kampus. “Dan ini dapat dimulai dari yang terdekat yaitu Desa Turusgede,” ujarnya.

Kepala Desa Turusgede, Sutikno mengapresiasi sosialisasi dan pelatihan ini. “Kegiatan seperti ini memberikan angin segar sekaligus bukti kepedulian PSDKU Undip Kampus Rembang terhadap pengembangan Desa Turusgede,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya disini namun terus bergulir dan membantu memberikan solusi dari permasalahan lain yang dihadapi warga Turusgede. st

You Might Also Like

Ibarat Cari Intan, Lanud Sam Ratulangi Mendulang Generasi Muda Sulut
Peringati Hari Kartini, Perempuan Bangsa Berbagi Satu Juta Takjil dan Sembako
Pertahankan Kinerja Unggul, SG Kembali Raih Bendera Emas
Mbak Ita Tegaskan Tidak Ada Kata Libur Bagi Jajaran Pemkot untuk Melayani Masyarakat
Teliti Pertanggungjawaban Hukum Pejabat Pembuat Komitmen dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Dosen FH Jayabaya Raih Doktor
TAGGED:edukasi bahaya boraksperajin kerupuk gendar Turusgede RembangPerajin Kerupuk Gendar Turusgede Siap Tinggalkan BoraksPSDKU Undip Kampus Rembang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?