By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ekonomi Kreatif Harus Dikembangkan secara Komprehensif dan Berkelanjutan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ekonomi Kreatif Harus Dikembangkan secara Komprehensif dan Berkelanjutan

Last updated: 22 Oktober 2022 16:34 16:34
Jatengdaily.com
Published: 22 Oktober 2022 10:29
Share
Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Pengembangan ekonomi kreatif harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan agar memberikan manfaat yang lebih luas untuk mendorong perekonomian nasional.

“Pengembangan dan pengaturan ekonomi kreatif harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan berdasarkan nilai-nilai dasar bangsa yang kita miliki,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat menjadi pembicara kunci secara daring pada acara sosialisasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang ekonomi kreatif, yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (22/10).

Hadir pada sosialisasi itu Dra Endah Cahya Rini, M. M ( Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak), SeIliane Helia Ishak, S. Kom, M. M (Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI) dan para pemangku kepentingan sektor pariwisata di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Nilai-nilai dasar yang menjadi acuan tersebut, menurut Lestari, seperti diamanatkan oleh empat konsensus kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat, Indonesia memiliki kekayaan warisan budaya yang perlu dimanfaatkan menjadi produk yang menciptakan nilai tambah melalui pengembangan ekonomi kreatif untuk memajukan kesejahteraan umum sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menurut Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, UU No 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif adalah upaya pengaturan untuk mewujudkan nilai tambah pada kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam realitas krisis global terkini, ungkap Rerie, ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor potensial yang mesti digali secara berkelanjutan untuk memperkuat kebangkitan dan pemulihan ekonomi nasional menuju masyarakat adil, makmur dan sejahtera.

“Setiap potensi yang kita miliki hanya mungkin dioptimalkan melalui sinergi dan kolaborasi seperti yang dijelaskan dalam pertimbangan pembentukan undang-undang tentang Ekonomi Kreatif ini,” ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu. st

You Might Also Like

TPD Temukan Bayi Bergizi Buruk, Orang Tua Justru Menolak Dibawa ke RS
Suhu Udara Makin Panas, MAJT akan Gelar Shalat Istisqa
PSIS Ditaklukkan Madura United di Kandang
SBI Terima Penghargaan TJSLP dari Pemerintah Kabupaten Cilacap
Jokowi Bakal Ikut Kampanye Luthfi-Yasin
TAGGED:Ekonomi Kreatifmendorong perekonomian nasional.Pengembangan ekonomi kreatifsosialisasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019Sosialisasi UU No 24 tahun 2019 di Demak
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?