By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Harga Komoditas Pangan Masih Tinggi, Puan Minta Komisi di DPR Monitoring
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Harga Komoditas Pangan Masih Tinggi, Puan Minta Komisi di DPR Monitoring

Last updated: 13 Mei 2022 19:31 19:31
Jatengdaily.com
Published: 13 Mei 2022 19:31
Share
Ketua DPR RI Puan Maharani saat di Pasar Legi, Solo, Jawa Tengah. Foto: dpr.go.id
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Usai Lebaran, sejumlah harga komoditas di pasaran belum beringsut turun.

Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta seluruh komisi terkait di DPR terus mengawasi harga pangan.

Sebab, Puan masih mendapat aduan dari masyarakat terkait harga sejumlah komoditas pangan yang tinggi pasca Lebaran.

“Nanti begitu masuk kembali masa persidangan, kami akan minta komisi terkait di DPR agar dalam hal fungsi pengawasan untuk memelototi harga komoditas pangan karena jika harganya masih tinggi, tentu ini akan menyulitkan masyarakat,” kata Puan, Jumat (13/5/2022).

Puan mengatakan, salah satu aduan dari masyarakat yang ia terima adalah masih tingginya harga cabai. Komoditas cabai-cabaian saat ini masih ada di kisaran Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kilogram.

“Padahal harga normalnya antara Rp 30.0000 hingga Rp 33.000,” kata Puan.

Harga minyak goreng curah juga, kata Puan, belum sepenuhnya turun sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Ia mendapat aduan minyak goreng curah di sejumlah pasar tradisional masih berkisar antara Rp 19.000-Rp 20.000 per liter.

“Padahal pemerintah sudah menetapkan HET minyak goreng curah Rp 14.000. Tapi dalam praktiknya harganya masih tinggi, ini ada apa?” kata Puan.

Selain itu, komoditas lain seperti ayam ras, gula pasir, hingga beras juga harganya masih mengalami kenaikan meski lonjakannya tak terlalu tinggi.

Puan meminta Komisi VI DPR yang membidangi sektor perdagangan untuk mencari tahu akar masalah masih tingginya harga komoditas pangan ini. Selain itu, Komisi IV DPR yang membidangi pertanian juga perlu untuk mengecek apakah ada masalah di tingkat hulu.

“Jika perlu, saya minta Komisi terkait untuk memanggil Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian agar bisa mendapatkan penjelasan langsung dari pemerintah,” ujar politisi PDI-P ini. she 

You Might Also Like

Prabowo dan Gibran Temui Ribuan Simpatisan dan Deklarasi Sebelum Daftar ke KPU
Tak Patuhi Prokes, Ganjar Bubarkan Acara Pit-pitan Bareng
Undip Kukuhkan Lima Guru Besar
Badko LPQ Demak Gelar Training Susun Akreditasi TPQ
PPDB SMA dan SMK 2020 Segera Dimulai, Tak Ada Lagi Verifikasi
TAGGED:Harga Komoditas Pangan Masih Tinggiketua dpr riPuan maharaniPuan Minta Komisi di DPR Monitoring
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?