By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ini Arahan Satgas untuk Penanganan PMK di Yogyakarta
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ini Arahan Satgas untuk Penanganan PMK di Yogyakarta

Last updated: 27 Juli 2022 16:35 16:35
Jatengdaily.com
Published: 27 Juli 2022 16:35
Share
Ketua Satgas PMK Letnan Jenderal Suharyanto, memberikan arahan untuk mendorong percepatan penanganan wabah PMK di Yogyakarta. Foto: bnpb
SHARE

YOGYAKARTA (Jatengdaily.com) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK), Letnan Jenderal Suharyanto, S.Sos.,M.M. memberikan tujuh arahan untuk mendorong percepatan penanganan wabah PMK di Provinsi Yogyakarta pada Selasa, (26/7/2022).

Tujuh arahan tersebut antara lain melaksanakan biosecurity yang ketat dari mulai lingkup terkecil (kandang) hingga antar pulau. Kedua, menjaga perlintasan darat, laut, dan udara dengan menerapkan _biosecurity_ ketat dan perlintasan darat antar provinsi utamanya dalam menjaga Jawa Timur sebagai lumbung ternak nasional.

Selanjutnya, melakukan pengobatan bagi ternak-ternak yang sakit dan bisa disembuhkan serta memberikan vitamin bagi hewan sehat untuk meningkatkan imunitas, termasuk di Kota Yogyakarta. Keempat, melakukan percepatan vaksinasi untuk melindungi ternak sehat, terutama di Kabupaten Gunung Kidul.

Kemudian, melakukan pemotongan bersyarat bagi ternak yang tidak dapat disembuhkan untuk meminimalkan penyebaran virus terutama bagi daerah yang kasusnya masih/sudah sedikit terutama Kabupaten Kulonprogo (389 ekor). Membentuk Satgas PMK di Kota Yogyakarta sebagai langkah pencegahan meskipun belum ditemukan kasus PMK dan penyelesaian SK POV untuk mempercepat penanganan PMK di DIY.

Terakhir, melibatkan komponen pentahelix yakni Pemda, TNI-Polri, akademisi, masyarakat, media dan dunia usaha untuk bersatu padu menangani PMK hingga DIY menjadi _zero cases_ kasus PMK.

Arahan tersebut disampaikan Suharyanto saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku secara hybrid di Gedung Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Rakor dihadiri oleh Satgas PMK Daerah dari kabupaten dan kota, TNI, Polri, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, BPBD Provinsi, Bapeda serta perwakilan dari dinas terkait.

Dalam kesempatan ini ketua Satgas daerah Provinsi D.I Yogyakarta sekaligus Sekda DIY, R. Kardarmanta Baskara Aji menyampaikan update situasi PMK di wilayahnya per tanggal 25 Juli 2022 Pukul 23:59 WIB sebanyak 10.932 ekor ternak yang sakit. Sebanyak 3.467 hewan ternak sembuh, 197 mati dan telah di potong bersyarat sebanyak 161 ekor. sehingga sisa kasus PMK sebanyak 7.107 ekor ternak. yds

You Might Also Like

Songsong Tahun Baru 1442 H, Ganjar Gaungkan ‘Jogo Kiai’ 
Gantikan Anwar Usman, Hakim Konstitusi Suhartoyo Terpilih Sebagai Ketua MK
Atlet Asal Kendal Jadi Raja Tanjakan KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro
Mendesak, Perbaikan Tanggul Sungai Meyong Sriwulan
Konvensi Humas Indonesia Luncurkan Perhumas Indicators
TAGGED:Letjen SuharyantoPMK di yogyakartasatgas PMK
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?