By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Keunggulan Media Digital sebagai Kekuatan Baru Masih Dibutuhkan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Keunggulan Media Digital sebagai Kekuatan Baru Masih Dibutuhkan

Last updated: 9 Februari 2022 21:20 21:20
Jatengdaily.com
Published: 9 Februari 2022 21:20
Share
Mantan Ketua PWI Jateng, Sriyanto Saputro menyampaikan gagasannya pada sarasehan dan sambung rasa dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN), yang digelar di Kantor PWI Jateng, Jalan Trilomba Juang no 10 Semarang, Rabu (9/2/2022).Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Masih dibutuhkankah pers di era digital ini? Ungkapan satir itu mengemuka dalam sarasehan dan sambung rasa dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN), yang digelar di Kantor PWI Jateng, Jalan Trilomba Juang no 10 Semarang, Rabu (9/2/2022).

Hal itu seperti yang diungkapkan salah satu pembicara sarasehan, Sri Mulyadi, saat didaulat untuk menyampaikan materinya. Wartawan senior yang juga anggota Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Jateng itu, hadir bersama Amirudin (Ketua Departemen Ilmu Budaya, FIB Undip) dan Arie Widiarto (Ayo Media Network), dalam acara yang mengambil tema ‘Pers Survival di Era Digital’.

Menurut Sri Mulyadi, saat ini sebanyak 70 persen informasi didapat dari media sosial (medsos). Ada banyak medsos yang bisa diakses masyarakat, dengan ragam kabar dan informasi, tanpa ada batasan dan tak ada konfirmasi.

”Namun kekuatan media massa mainstream dipastikan akan mampu menyajikan hal-hal yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Mbah Mul, sapaan akrabnya.

Ditambahkan dia, keberadaan pers sampai saat ini masih dibutuhkan masyarakat, sebagai panduan informasi yang benar dan bertanggung jawab. Sedangkan Amirudin menyebutkan, keunggulan media digital sebagai kekuatan baru, memungkinkan terjadinya kolaborasi, fleksibilitas dan profit sharing. Namun konsekuensinya, korporasi perlu melakukan perubahan dalam proses dan model bisnisnya, serta investasi teknologi barunya.

Diterangkan dia, kecenderungan media daring sebagai konsekuensi transformasi digital, ada pada penekanan aspek kecepatan. Selain itu adanya orientasi umpan klik (clickbait).

”Perlu juga adanya peningkatan kompetensi digital bagi insan pers untuk pengembangan ekosistem (pers) digital. Selain itu, adanya perubahan mindset dari jurnalis esensialis ke anti-esensialis,” sebut Amir.

Sementara itu, Arie Widiarto menyampaikan, adanya peningkatan biaya belanja untuk programmatic advertising sebesar 71 persen. Jika melihat angka itu, terbayang cerahnya masa depan media digital di Indonesia. Asumsinya, pertumbuhan periklanan digital berbanding lurus dengan pertumbuhan media digital.

”Namun terdapat elemen kontradiktif antara pertumbuhan optimis data itu secara makro, dibanding dengan tantangan bisnis dan keadaan media digital kekinian secara mikro,” ujar dia.

Disebutkan Arie, sistem kerja iklan programmatic mirip dengan pasar modal. Pengiklan berperan sebagai investor, dan media sebagai penjual produk investasi. Maka, harga inventori ditentukan oleh supply dan demand.

”Sistem ini melahirkan ancaman sustainability, karena perusahaan media kehilangan kontrol untuk menentukan harga jual produknya sendiri. Secara natural, pola programmatic melahirkan kerangka berpikir, semakin banyak trafik pembaca maka akan menghasilkan semakin banyak revenue,” tukasnya.st

You Might Also Like

Citra Kirana Iklas Ditinggal Sang Ayah
Ilija Spasojevic Kembali ke Timnas Indonesia
Mahasiswa FH USM Magang Mandiri dan Terstruktur
Polres Demak Serahkan Zakat Fitrah 1,5 Ton Beras
PN Semarang Batalkan Rencana Penutupan Kantor
TAGGED:Keunggulan Media Digital sebagai Kekuatan Baru Masih DibutuhkanPers Survival di Era Digitalpwi jatengSarasehan HPN
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?