By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: KH Marsudi Syuhud; Budaya Kumpul-Kumpul Bermanfaat Membangun Negeri Ini
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

KH Marsudi Syuhud; Budaya Kumpul-Kumpul Bermanfaat Membangun Negeri Ini

Last updated: 24 Maret 2022 20:23 20:23
Jatengdaily.com
Published: 24 Maret 2022 20:23
Share
Dr KH Marsudi Syuhud
SHARE

JAKARTA, (Jatengdaily.com) – Banyak orang yang cenderung menganggap bahwa budaya itu sebagai warisan suatu cara hidup yang terbentuk dari banyak unsur (agama, politik, adat istiadat, bahasa, seni dan lain- lain). Warisan budaya ini turun temurun dari generasi ke generasi yang tak terpisahkan dari diri manusia secara genetika dan berkembang pada sebuah kelompok orang atau masyarakat.

Di Indonesia banyak beragam bentuk budaya yang baik, indah dan bermanfaat. Salah satunya adalah kumpal kumpul untuk menjaga tali silaturahmi di semua kalangan masyarakat.

“Budaya orang Indonesia itu senengnya kumpul-kumpul. Ini sangat baik sekali dan sangat bermanfaat kalau dilakukan untuk hal-hal yang positif. Saya yakin budaya kumpul-kumpul akan mampu membangun negeri ini untuk menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera,” tegas DR KH Marsudi Syuhud, salah satu tokoh Nahdlatul Ulama.

“Dan bisa meredam situasi yang panas kalau ini dilakukan terus menerus secara positif. Misalnya seringnya berkumpul para tokoh agama, elemen masyarakat dan semua yang bercita cita ingin memakmurkan bangsa kita sendiri,” ungkap Pak Kyai yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua MUI ketika ditemui saat acara Dzikir Bersama di Pesantren Ekonomi Darul Uchwah, Depok, Jawa Barat.

Acara tersebut dihadiri oleh Habib Lutfi Bin Yahya, Said Aqil Siraj dan tokoh tokoh agama lainnya. Bahkan malam itu hadir pula Dubes Ukraina, Vasyl Hamianin untuk mencari dukungan perdamaian dari Pak Kyai Marsudi Syuhud karena ia merupakan tokoh perdamaian dunia Global Peace Foundation.

Pak Kyai yang bersahaja dan doyan guyon ini adalah seorang pakar ekonomi lulusan Universitas Trisakti. Ia sering merespons gejolak gejolak yang terjadi di Indonesia dengan bijak.

“Saya suka dengan sikap dan ucapan ucapannya. Bijak tapi tegas. Saya dukunglah pokoknya,” jelas Misbahus Surur, warga NU asal Cilacap yang juga seorang pengusaha.

“Indonesia harus aman dengan budaya kumpal kumpul yang positif. Supaya menjadi bangsa yang makmur dan sejahtera,” kata Kyai kelahiran Kebumen 58 tahun lalu menutup pembicaraan. sb-st

You Might Also Like

Hadiri Pelantikan Rektor Universitas IVET, Menlu: Kampus Suport Indonesia Emas 2045
Bahas Penguatan Pendidikan Pemilih, JPPR Kunjungi KPU Jawa Tengah
Kerja Keras Merubah Nasib, Teguh Sapto Utomo Sukses Usaha Penggemukan Sapi
Apa Itu Lumpy Skin Disease Yang Merupakan Ancaman Baru Sapi dan Kerbau Indonesia?
Guru PAI dan BTQ Jadi Role Model di Sekolah
TAGGED:bisa meredam situasiBudaya orang IndonesiaKH Marsudi Syuhud; Budaya Kumpul-Kumpul Bermanfaat Membangun Negeri Ini
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?