By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kopda Muslimin Meninggal Setelah Minta Maaf ke Orang Tuanya
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kopda Muslimin Meninggal Setelah Minta Maaf ke Orang Tuanya

Last updated: 28 Juli 2022 12:27 12:27
Jatengdaily.com
Published: 28 Juli 2022 12:00
Share
Kopda Muslimin. Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kopda Muslimin (Kopda M), terduga otak penembakan istri sendiri, Rina Wulandari, ditemukan meninggal dunia di rumah orang tua kandungnya sendiri di Kelurahan Trompo RT 02/ RT 01 Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Kamis (28/7/2022) pagi.

Laporan kronologis yang didapat dari Dandim 0715/Kendal pukul 05.30 WIB Kopda Muslimin datang ke rumah orang tuanya dengan mengendarai motor Mio J AA 2703 NC.

Usai mengetuk pintu dan dibuka oleh orang tuanya, yang bernama Mustakim. Kopda M masuk ke kamar belakang menemui kedua orangnya serta sempat memohon maaf dalam keadaan muntah-muntah dan kemudian Kopda Muslimin berbaring di tempat tidur.

Pukul 07.00 WIB, Kopda M ditemukan meninggal dunia oleh orang tuanya di tempat tidur. Mengetahui kejadian tersebut adik korban, Novi langsung melaporkan kepada Kodim 0715/Kendal.

Baca Juga: Eksekutor Penembak Istri Anggota TNI Ternyata Tak Bisa Menembak

Baca Juga: Penembakan Istri TNI di Semarang: Dalangnya Suami Yang Bayar Rp 120 Juta ke Pembunuh Bayaran

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto mengatakan bahwa benar Kopda M ditemukan meninggal dunia. Penyebab meninggalnya Kopda M masih dalam proses pendalaman dan akan diadakan penyelidikan.

Jenazah Kopda M dibawa ke RS Bhayangkara Semarang. “Secepatnya akan dilaksanakan proses autopsi kepada jenazah Kopda M untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya,” ungkap Kapendam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kopda M menyuruh membunuh istrinya lewat pembunuh bayaran, karena diduga kuat dia punya pacar lagi. Sementara sang istri tidak mau dicerai. Saat ini,  istri Kopda M masih dirawat di RS Karyadi Semarang.  Para pembunuh bayaran yang jumlahnya empat orang dan satu orang penyedia pistol telah ditangkap. Empat orang pembunuh bayaran itu dibayar Rp 120 juta oleh Kopda M.  adri-yds

You Might Also Like

Semarang Menguning, 162 Ribu Warga Jateng Ikuti Jalan Sehat Bersama Partai Golkar
Komplotan Karyawan Nekad Bobol Ribuan Sparepart Kulkas Pabrik Polytron
Kapolri Pastikan Usut Tuntas Kematian Anggota Brimob Polda Kaltara
Telkom Gandeng Huawei Percepat Adopsi Pemanfaatan AI bagi Dunia Usaha
Hari Ini FIFA Inspeksi Tujuh Stadion Piala Dunia U-17 di Kota Solo
TAGGED:kasus penembakan istri tniKopda Musliminmeninggal duniaotak penembakan istri tni
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?