By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Ledakan di Banyumas yang Tewaskan Warga Diduga Bersumber Bahan Petasan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ledakan di Banyumas yang Tewaskan Warga Diduga Bersumber Bahan Petasan

Jatengdaily.com
Published: 15 Juni 2022 10:41
Share
Ilustrasi
SHARE

BANYUMAS (Jatengdaily.com) – Polisi terus menyelidiki kasus ledakan di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah yang menewaskan seorang warga di Desa Randegan, Kabupaten Banyumas Selasa (14/6/2022). Sumber ledakan diduga dari bahan petasan atau mercon.

Dugaan tersebut setelah pihak Tim Gegana Brimob Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Inafis Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas menemukan bahan peledak saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Edy Suranta Sitepu usai olah TKP di rumah milik Sajam, warga Grumbul Leler RT 04 RW 01, Desa Randegan, Kecamatan Kebasen, Banyumas, Selasa malam mengatakan dari hasil olah TKP di rumah ini ditemukan seperti bahan peledak, diduga untuk membuat petasan atau mercon.

Pihaknya hingga kini masih mendata dan mengumpulkan semua barang bukti yang berkaitan dengan ledakan tersebut.

Diduga insiden ledakan itu terjadi saat korban Ahmad Gustomi (28) yang merupakan anak pemilik rumah, sedang meracik petasan sambil merokok. Dugaan tersebut muncul karena di sekitar korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, banyak terdapat puntung rokok.

Ia mengatakan pihaknya juga masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti bahan peledak tersebut, apakah digunakan untuk membuat petasan atau untuk membuat bahan petasan karena di lokasi kejadian ditemukan pula bahan mentah.

Menurut dia, insiden ledakan tersebut tidak ada kaitannya dengan terorisme karena aktivitas membuat petasan diketahui berdasarkan keterangan dari orang tua korban.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap keterangan tersebut,” kata Kapolresta menegaskan.

Seperti diketahui ledakan yang terjadi pada hari Selasa (14/6), pukul 17.30 WIB, mengakibatkan Ahmad Gustomo (28) meninggal dunia. Kepala Desa Randegan Kasihyono mengatakan ledakan tersebut berdampak terhadap empat rumah warga di sekitar lokasi kejadian, dua di antaranya hancur. yds

You Might Also Like

Ganjar Minta Masalah SMKN 1 Karangjambu Tak Ditumpangi Cerita Lain
Sejumlah Medsos Promosikan Haji Nonprosedural, Masyarakat Harus Waspada
Kecelakaan Adu Banteng Truk dan Toyota Hiace di Wonosobo, Lima Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Buka Peluang Alternatif Usaha, CCEP Indonesia dan BEDO Kolaborasi Gelar Live Cooking dan Bazar
Enam Parpol Dukung Esti-Jos di Pilkada Demak
TAGGED:ledakan banyumasPolda JatengPolresta Banyumassumber ledakan banyumas
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?