By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Level PPKM Jawa-Bali Naik, Jateng Siagakan Rumah Sakit dan Isoter
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Level PPKM Jawa-Bali Naik, Jateng Siagakan Rumah Sakit dan Isoter

Jatengdaily.com
Published: 23 Februari 2022 06:59
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menginstruksikan seluruh rumah sakit dan tempat isolasi terpusat (isoter) untuk menyiapkan fasilitas perawatan Covid-19. Hal ini seiring terjadinya kenaikan level PPKM di Jawa-Bali, termasuk wilayah Jawa Tengah.

“Terjadi peningkatan leveling PPKM di sini, kalau kita melihat data, pola pergerakannya sama, baru DKI yang turun yang lain masih naik. Saya kira Jawa Tengah juga akan naik pelan-pelan,” terang Gubernur di rumah dinasnya, Selasa (22/2).

Meski begitu, Gubernur meminta masyarakat tidak perlu panik. Dia mengingatkan, yang terpenting semua nematuhi protokol kesehatan, terutama penggunaan masker.

“Maka pada warga tetap pakai masker, tetap jaga kesehatan dan kalau jalan atau pergi meninggalkan tempat, kalau tidak perlu ya tidak usah. Tapi kalau harus jalan, tolong dipakai maskernya,” himbaunya.

Selain pembatasan perjalanan, Gubernur juga meminta masyarakat untuk menghindari kerumunan.

“Kerumunannya bukan dilarang, dikurangi saja. Dikurangi kegiatannya, (bukan dilarang sehingga) ekonomi masih berjalan, ibadah juga berjalan tapi dibatasi,” tegasnya.

Guna mengupayakan penanggulangan yang lebih baik, Gubernur juga mengaku pemerintah terus mengevaluasi persiapan dalam menghadapi peningkatan kasus.
Dukungan masyarakat sangat diperlukan, karena itu ia meminta program Jogo Tonggo kembali diaktifkan, terutama untuk mensosialisasikan protokol kesehatan.

Gubernur juga telah menginstruksikan agar isoter serta rumah sakit-rumah sakit juga disiagakan, termasuk mengaktifkan kembali bed isolasi.

“Kemarin kita minta untuk cek satu persatu. Termasuk rumah sakit darurat, maka kemarin isoter-isoter itu juga kita siapkan dan rumah sakit darurat yang di Donohudan kita on kan (siaga) lagi,” ujarnya.

Dia yakin antisipasi lonjakan kali ini lebih siap karena rumah sakit sudah mempunyai pengalaman dalam menangani kondisi serupa pada kasus Covid-19 varian Delta tahun lalu.

“Beberapa rumah sakit pengalaman menangani Delta. Dulu banyak yang menambah isotank untuk oksigen, sehingga cadangannya relatif akan lebih banyak,” pungkasnya.st

You Might Also Like

TRKI Sekolah Vokasi UNDIP Perkuat Jejaring Riset Global melalui Program WCU dan Kolaborasi Internasional
Tingkatkan Kualifikasi GPAI, Unwahas Beri Beasiswa S2
Bawaslu Jateng Minta ASN Harus Terus Berkomitmen Netral
Ditopang Peningkatan Penjualan Tenaga Listrik, Pendapatan PLN Tumbuh Signifikan Capai Rp 487 Triliun
Agar Menulis Tembus Media dan Jadi Buku
TAGGED:Ganjar PranowoJateng Siagakan Rumah Sakit dan IsoterLevel PPKM Jawa-Bali NaikProvinsi Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?